"Data itu sebenarnya sudah ada sejak 2 tahun lalu. itu kenapa Menkeu secara terbuka menyampaikan tax amnesty diperlukan agar APBN mengalami penekanan revenue," kata Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (6/4).
Tax amnesty, katanya, kemudian diharapkan bisa membantu menekan defisit APBN agar tidak terlalu besar. Pemerintah berharap pembahasan Tax Amnesty bisa dilakukan pada masa sidang ini dan paling lambat masa sidang berikutnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pram menjelaskan saat ini pemerintah tidak hanya memiliki data mengenai dana WNI yang tersimpan di luar negeri melainkan juga transfer uang yang dilakukan dan siapa pelakunya. "Tahun 2018 nanti akan dibuka."
Pram mengatakan pemerintah telah membicarakan persoalan Tax Amnesty dengan anggota dewan. Diharapkan, pembahasan mengenai Tax Amnesty akan selesai pada Juni atau akhir Mei tahun ini.
Sebelumnya, firma hukum berbasis di Panama, Mossack Fonseca mengklaim pihaknya merupakan korban serangan peretasan di luar perusahaan dan menyampaikan keluhan dengan jaksa negara.
Dalam wawancara dengan Reuters, salah satu pendiri Mossack Fonseca, Ramon Fonseca menyatakan perusahaan yang mengkhususkan diri dalam mendirikan perusahaan cangkang tidak melanggar hukum apapun dan seluruh operasi perusahaan ini legal. Dia mengklaim perusahaan itu tidak pernah menghancurkan dokumen atau membantu seseorang menghindari pajak maupun melakukan pencucian uang.