Jusuf Kalla menjelaskan misi yang akan dibawa oleh delegasi Indonesia dalam KTT OKI adalah bagaimana menjaga perdamaian sekaligus mencegah konflik yang sekarang terjadi di negara-negara yang tergabung dalam OKI.
"Ini adalah sejarah di mana negara-negara OKI terpecah belah," kata Jusuf Kalla saat ditemui di Kantor Wakil Presiden Indonesia kemarin.
Pria yang akrab disapa JK tersebut menambahkan, Indonesia akan selalu siap untuk ambil bagian dalam perdamaian negara-negara Islam, khususnya yang ada di Timur Tengah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kegagalan negara Timur Tengah disebabkan invasi dari negara besar," katanya.
Dengan berbagai penjelasan itu, JK mengungkapkan bahwa Presiden Amerika Serikat Barack Obama sudah meminta maaf atas tindakan negaranya yang melakukan invasi ke negara Islam, salah satunya Libya.
"Menghidupkan kembali kontribusi finansial kepada Al-Quds Fund dan Waqf, memperluas partisipasi Al Quds and Al Aqsa Funds, dengan kontribusi dari Negara Anggota OKI, institusi publik dan swasta, serta menyerukan kepada semua umat Muslim untuk menyumbangkan satu dolar untuk upaya ini," demikian kutipan resolusi poin ke-15.
Merujuk pada draf resolusi tersebut, dana yang terkumpul akan digunakan untuk mengembangkan situs suci di Kota Al Quds, secara khusus Masjid Al Aqsa. Langkah ini dilakukan untuk menjaga peninggalan sejarah yang juga merupakan identitas Arab-Islam. (sur)