Menurut Kepala Humas dan Protokol UGM Iva Ariani, seluruh tuntutan massa aksi sebenarnya telah diakomodasi pengurus UGM sejak pekan lalu. Bahkan, Iva berkata pertemuan telah dilakukan antara pimpinan UGM dengan perwakilan mahasiswa dan tenaga pendidik, Kamis (28/4) serta Jumat (29/4) lalu.
"Mediasi dan pertemuan sudah sering sekali dilakukan. Kamis kemarin Pimpinan Universitas sudah ketemu dengan perwakilan tenaga pendidik untuk penjelasan akhir perjuangan mencairkan tunjangan kinerja. Jumat lalu juga sudah ketemu dengan perwakilan BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) dan sudah disepakati bahwa tahun ini UKT (Uang Kuliah Tunggal) tidak naik," ujar Iva kepada CNNIndonesia.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut salah satu mahasiswa peserta aksi Umar Abdul Aziz, saat ini terdapat rencana kenaikan jumlah UKT. Umar menilai rencana tersebut membebani mahasiswa yang berkuliah di UGM.
Terakhir, ada juga masalah tunjangan kinerja tenaga pendidik di UGM, yang pencairannya disebut mengalami keterlambatan selama tiga semester. Persoalan ini, kata Umar, dinilai akibat status Badan Hukum yang disandang UGM.
Massa Aksi Masih Bertahan
Sampai sore ini ribuan massa aksi di UGM belum juga membubarkan diri. Salah satu mahasiswa Fisipol UGM Obed Khresna berkata, massa aksi belum terlihat akan membubarkan diri walaupun saat ini aparat kepolisian telah tampak berada di kawasan kampus.
"Saat ini sedang ada orasi pembacaan tuntutan dari perwakilan peserta demo. Masih ramai massa di sini. Polisi juga kelihatan baru hadir di kampus dan disambut teriakan massa aksi tadi," kata Obed kepada CNNIndonesia.com
Obed berkata, beberapa jam lalu Rektor UGM Dwikorita Karnawati sempat menemui massa aksi di pelataran Gedung Rektorat. Namun, Dwikorita disebut hanya menemui pengunjuk rasa sebentar sebelum kembali ke ruangannya.
"Karena mahasiswa tersulut emosinya maka Rektor kembali ke ruangan. Rektor hanya sempat berbicara beberapa kalimat. Mungkin akan dinegosiasi untuk turun lagi menemui massa aksi," katanya.
Peserta aksi di UGM hari ini disebut berjumlah 18ribu orang lebih. Mereka yang ikut berdemo adalah para mahasiswa dan tenaga pendidik di UGM. (bag)