"Jadi kantor 112, semua mau nelfon apapun, kebakaran, ambulans semua bisa di 112, emergency," kata Basuki yang dikenal dengan Ahok di Jakarta Selatan, Selasa (17/5).
Selain itu, mencontoh dari Belanda, pada gedung tersebut juga akan terdapat kantor Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) dan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas). Langkah ini diambil untuk mempermudah komunikasi pengaturan lalu lintas di Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akhir tahun lalu, Ahok sempat bertemu dengan Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik membahas pembelian lahan tersebut. Ketika itu, Pemrov DKI Jakarta memutuskan Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta untuk membeli lahan tersebut untuk dijadikan lahan publik.
"Jadi seluruhnya Rp 500 miliar, mereka sepakat menjual pada DKI," kata Ahok ketika itu.
Gedung bekas Kedutaan Besar Inggris di kawasan Bundaran HI itu, sudah tak ditempati sejak mereka pindah ke Patra Kuninangn 25 Juni 2013. (pit)