Jumlah Penumpang Bus Lebaran Diprediksi Berkurang

Martahan Sohuturon, CNN Indonesia | Rabu, 01/06/2016 15:04 WIB
Jumlah Penumpang Bus Lebaran Diprediksi Berkurang Jumlah penumpang bus angkutan lebaran diperkirakan turun. (CNN Indonesia/Aulia Bintang Pratama)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Terminal Dinas Perhubungan DKI Jakarta Mohammad Faisol memprediksi jumlah pengguna transportasi bus akan kembali turun pada mudik Lebaran 2016.

Penurunan jumlah penumpang bus ini juga turan pada lebaran tahun lalu. Jika pada tahun 2014 jumlah penumpang bus lebaran sekitar 11 ribu, tahun lalu berkurang menjadi 10 ribu.

"Pengalaman dari tahun lalu, prediksi tahun ini kembali turun. Tahun lalu turun 1.000 ," kata Faisol kepada CNNIndonesia.com, Rabu (1/6).


Pelayanan terminal ditengarai menjadi alasan masyarakat tak lagi menggunakan bus sebagai angkutan lebaran.

Karena itu Faisol mengatakan akan meminta seluruh kepada terminal di Jakarta untuk memperbaiki pelayanan di terminal jelang dimulainya angkutan lebaran. Seluruh kepala terminal di Jakarta akan dikumpulkan besok.

Mereka akan diminta untuk memaparkan program dan rencana yang akan dilaksanakan dalam memperbaiki pelayanan di terminal.

"Kami juga akan menertibkan terminal bayangan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnain juga memprediksi pengguna transportasi bus pada mudik Lebaran 2016 ini akan kembali turun.

Tahun lalu, menurutnya, jumlah pemudik yang berangkat dari Terminal Kalideres ada di kisaran 800 orang per hari.

"Kami prediksi kembali turun tahun ini," ucap Revi.

Pembenahan Fisik Terminal

Sebelumnya, Kepala Badan Pengelola Transportasi BPTJ Elly Adriani Sinaga meminta seluruh terminal bus tipe A di melakukan pembenahan jelang musim mudik Lebaran 2016.

Menurutnya, langkah p‎embenahan perlu dilakukan agar bus-bus tidak mengalami kecelakaan dalam perjalanan menuju lokasi tujuan.

Dia mengingatkan, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menargetkan tidak terjadi kecelakaan dalam musim angkutan lebaran pada tahun ini.

Sejumlah langkah pembenahan yang harus dilakukan antara lain, tersedianya tabel waktu pada papan pengumuman dan pengeras suara untuk menginformasikan bus-bus di terminal.

Para pengelola terminal juga diminta menyediakan daftar tarif untuk setiap tujuan perjalanan, tanda penunjuk arah fasilitas terminal, memisahkan arus bus dengan kendaraan pribadi dan penumpang, serta menyediakan fasilitas yang bersih dan terang. (sur/sur)