"Kebetulan di Poso ada perpanjangan Operasi Tinombala. Pada proses perpanjangan operasi itu, terjadi rotasi petugas sehingga regu yang ada di Jakarta diberangkatkan," kata Kadiv Humas Polri, Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar, di Jakarta, Selasa (7/6).
Empat polisi yang dimaksud Boy adalah Brigadir Ari Kuswanto, Brigadir Dwianto Budiawan, Brigadir Fauzi Hadi Nugroho, dan Inspektur Dua Andi Yulianto.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Biasanya, lanjut Boy, seorang polisi ditugaskan dalam operasi selama dua bulan. Sementara Ari, Dwianto, Fauzi dan Andi baru memulai tugas mereka di Operasi Tinombala awal Mei lalu.
KPK menduga empat anggota Brigade Mobil Polri itu adalah ajudan Sekretaris Mahkamah Agung, Nurhadi. Hal itu disampaikan Pelaksana Harian Kepala Biro Hubungan Masyarakat KPK, Yuyuk Andriati.
Istri Nurhadi, Tin Zuraida, juga sudah diperiksa KPK, Rabu pekan lalu. Tin dan Nurhadi sama-sama bungkam soal pemeriksaan KPK terhadap mereka.
Kasus dugaan suap pengajuan peninjauan pembali di PN Jakarta Pusat terungkap usai KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap panitera di pengadilan tersebut, yakni Edy Nasution serta pegawai swasta, Doddy Aryanto. (abm)