"Peringatan ini juga berdasarkan informasi BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) yang terjadi gelombang tinggi di laut sekitar Jatim," ujar Kepala Pelaksana BPBD Jatim Sudarmawan di Surabaya seperti diberitakan Antara.
Daerah-daerah yang mengalami banjir rob dan gelombang pasang di Jatim yaitu Pacitan, Banyuwangi, Jember, Trenggalek, Malang, Tulungagung, Lumajang, Gresik, Tuban, Pemekasan, Probolinggo dan Surabaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rumah diterjang air dari Sungai Blambangan yang meluap. Sungai tersebut letaknya berada di muara.
Dalam catatan Badan Nasional Penggulangan Bencana, daerah pesisir selatan Jawa mengalami dampak paling parah gelombang tinggi dan banjir rob ini.
"Ratusan bangunan meliputi rumah, gazebo, warung, talud pantai, dan bangunan di pantai mengalami kerusakan. Bahkan, di Lumajang terdapat 300 jiwa anak-anak dan perempuan yang mengungsi," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho.
Penyebab fenomena gelombang tinggi tersebut adalah pengaruh astronomi saat bumi, bulan dan matahari berada dalam satu garis lurus sehingga mengakibatkan naiknya tinggi muka laut.
Sementara itu BPBD Kabupaten Pamekasan mulai memantau perkampungan nelayan di wilayah itu, menyusul adanya peringatan dini dari Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tentang potensi gelombang tinggi dan banjir rob.
Menurut Kepala BPBD Kabupaten Pamekasan, Akmalul Firdaus, pemantauan dilakukan di empat kecamatan yang ada.
"Kami telah menerjunkan tim dari BPDB dan tenaga sukarelawan, untuk memantau kemungkinan adanya banjir rob, serta mengingatkan masyarakat pesisir agar lebih waspada," katanya.
Ia menjelaskan, sesuai pengumuman yang disampaikan BMKG, potensi gelombang besar
Berdasarkan peringatan dari BMKG terkait gelombang tinggi, gelombang tinggi di wilayah Jawa Timur berpotensi terjadi di Perairan utara Pulau Jawa meliputi Kabupaten Tuban, Gresik, Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Probolinggo, Situbondo, dan empat kabupaten di Pulau Madura, yakni Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Kabupaten Sumenep.
Perkiraan ketinggian gelombang mencapai 2 meter, sehingga para nelayan diimbau untuk sementara waktu tidak melaut demi keselamatan.
Sedangkan banjir rob dan gelombang dengan ketinggian antara 2,5 hingga 4 meter berpotensi terjadi di perairan Selatan Pulau Jawa/Samudra Hindia, meliputi Kabupaten Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Lumajang, Jember, Gresik, Tuban, Kota Surabaya, Banyuangi dan Kabupaten Pamekasan. (sur/antara)