Kemarin massa menolak kedatangan Ahok yang akan meresmikan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA). Ahok mengaku sempat dilarang datang oleh Wali Kota Jakarta Utara Wahyu Haryadi dan Satpol PP untuk menghadiri acara tersebut karena massa menolak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditolak, Ahok malah menganggap hal tersebut sebagai gertakan belaka. Ahok menilai tindakan warga itu sebagai tindakan yang pengecut. "Saya sudah sampaikan, Saya bukan pengecut kalau tugas negara," tutur Ahok.
Ahok akhirnya bisa meresmikan RPTRA meski hanya sebentar berada di lokasi acara.
Ahok curiga massa tersebut merupakan massa yang sama yang mencoba mengadangnya di wilayah Koja beberapa Mei lalu. Ketika itu, Ahok berencana meresmikan RPTRA namun batal karena harus mengantarkan Presiden Joko Widodo ke bandara.
Massa yang menolak Ahok berjumlah sekitar 200 orang. Mereka sempat bentrok dengan petugas kepolisian. Massa bisa dikendalikan setelah petugas menembakan gas air mata. (sur)