Bonbin Ragunan, Wisata Favorit Keluarga

Gloria Safira Taylor, CNN Indonesia | Kamis, 07/07/2016 16:43 WIB
Bonbin Ragunan, Wisata Favorit Keluarga Kebun Binatang Ragunan masih menjadi lokasi wisata favorit masyarakat di Jakarta. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kebun Binatang Ragunan ternyata masih menjadi favorit masyarakat untuk menikmati waktu liburan. Di hari kedua Idul Fitri 1437 kali ini, puluhan ribu warga terus berdatangan memenuhi pelbagai ruang di dalam kebun binatang tersebut.

Kebun binatang atau yang dikenal dengan kata bonbin itu, beroperasi dari pukul 07.00 hingga 18.00 WIB selama selama libur Lebaran. Sampai jam 14.00 WIB, sedikitnya 98.732 pengunjung tercatat datang di tempat wisata yang terletak di Jakarta Selatan tersebut. Jumlah itu relatif turun sekitar 23 persen dibandingkan dengan Lebaran hari kedua 2015 yakni sebanyak 128.978 pengunjung.

Walaupun demikian, Petugas Hubungan Masyarakat Kebun Binatang Ragunan, Wahyudi Bambang mengatakan pengunjung yang datang pada hari ini belum mencapai puncaknya. Menurutnya, jumlah pengunjung terbanyak akan didapatkan pada akhir pekan ini.


"Jumlah ini belum final ya, masih akan bertambah nanti di akhir pekan dan biasanya lebih dari 100 ribu pengunjung," ujarnya di Kebun Binatang Ragunan, Kamis (7/7).

Menurut Bambang, pengunjung yang dari Jabodetabek ini biasanya datang untuk melihat binatang primata, gorila. Kebun Binatang Ragunan diketahui sebagai satu-satunya kebun binatang yang memiliki gorila di Indonesia. Sampai saat ini,  tercatat ada 2.060 satwa lainnya yang berada di sana.
Menghadapi jumlah pengunjung yang hampir mencapai ratusan ribu, pihak pengelola kebun binatang menyatakan telah melakukan persiapan. Untuk keamanan misalnya, sekitar 300 personil keamanan gabungan antara personil internal maupun pihak kepolisian telah disiagakan.

Persiapan untuk mental binatang juga sudah dipersiapkan. Ramainya pengunjung bisa membuat hewan stres. Untuk menghindari hal tersebut, binatang-binatang di Ragunan sudah diberikan vitamin juga makanan dan minuman yang cukup.

"Binatang di kebun binatang ini sudah biasa dengan ramainya pengunjung, jadi bisa dipastikan tidak akan alami yang namanya stres," ucapnya.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com,  rombongan keluarga tampak mendominasi para pengunjung. Mereka datang dengan membawa anak-anak berusia di bawah 10 tahun.

Sri Nuraeni, pengunjung dari Bekasi adalah salah satunya. Dia datang bersama dengan suami, serta anaknya yang berusia 5 tahun. Sri menyatakan dirinya senang mengajak keluarga ke kebun binatang tersebut. Tujuannya, untuk mengenalkan anak pada pelbagai jenis satwa.

Meski pun banjir pengunjung, dia tak mempersoalkan hal itu. Menurutnya, dengan banyaknya pengunjung yang membawa serta keluarga, dapat membuat anaknya bertemu dengan teman baru.

"Ramai begini tidak masalah, anak saya bisa ketemu teman baru," ujarnya.

Di sisi lain, keramaian di tempat wisata juga mengakibatkan anak dapat tersesat. Demikian juga di Kebun Binatang Ragunan.
Hari kedua Lebaran di Kebun Binatang Ragunan sudah tercatat 19 anak tersesat dari orang tuanya. Meski demikian, 19 anak tersebut sudah kembali dengan keluarganya karena ada laporan dari pusat informasi.

Mereka yang tersesat didominasi oleh anak usia 3 sampai 10 tahun.

Bambang mengatakan biasanya mereka lepas dari perhatian orang tuanya dan ditemukan petugas untuk diumumkan di pusat informasi. Namun, hal yang lebih sulit adalah ketika anak berkebutuhan khusus terlepas dari pantauan orang tuanya dan tersesat. Cara berkomunikasi menjadi kendala utama. Selain itu, tidak terteranya identitas pada anak tersebut.

"Orang tua memang lebih baik memasangkan tanda identitas khusus pada anak, seperti gelang dan kalung. Sebaiknya, sisipkan juga nomor telepon agar mudah dihubungi," tuturnya. (asa)