Satrio menyatakan pihaknya akan segera melakukan pembenahan terhadap hal tersebut agar hal serupa tidak terulang kembali.
"Jadi kemarin pengunjung perempuan tidak begitu ketat, karena diperketat hanya laki laki. Nanti perempuan diperketat juga," ujarnya di Rutan Salemba, Jakarta, Minggu (17/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, ia mengaku, telah meminta penambahan jumlah personel ke Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Namun, kata dia, masih dalam tahap pembahasan.
Ia menegaskan, ada sejumlah sanksi yang bisa dikenakan terhadap petugas Rutan yang terbukti lalai. Sanksi yang terdiri dari sanksi administrasi hingga pemecatan.
Sementara itu, terkait lokasi penahanan Anwar, Satrio mengatakan, masih menunggu hasil penyidikan Kepolisian. Ia enggan memastikan apakah Anwar akan ditahan di Rutan Salemba atau di Rutan lain.
Tak hanya itu, ia juga enggan berkomentar secara detil apakah Anwar akan ditempatkan di sel khusus atau tidak. Menurutnya, penentuan penahanan narapinan perlu dirapatkan terlebih dahulu.
Anwar dibantu oleh istrinya berhasil melarikan diri dari Rutan Salemba, Jakarta, Kamis (6/7). Ia kabur setelah mengelabui petugas dengan berdandan layaknya perempuan dengan mengenakan gamis dan berkerudung.
Seminggu kemudian, Kamis (14/7), Anwar akhirnya diringkus kembali oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Ia ditangkap di kediaman saudaranya di kawasan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
[Gambas:Video CNN] (yul)