Kemdikbud Gelar Olimpiade Olahraga Siswa Nasional

Riva Dessthania Suastha, CNN Indonesia | Senin, 25/07/2016 23:43 WIB
Kemdikbud Gelar Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Kemendikbud menggelar Olimpadi Olahraga Siswa Nasional. (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggelar acara tahunan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) guna meningkatkan sportifitas dan membangun karakter bangsa.

Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan, acara yang rutin digelar sejak sembilan tahun ini diselenggarakan guna memicu dan mempertahankan sikap kompetitif dan sportifitas anak bangsa. Ia menyatakan, olah raga dapat menjadi suatu wadah untuk mengembangkan bakat, karakter, dan kepribadian anak yang kuat, jujur, dan kompetitif.

"Pembentukan karakter anak itu tak hanya dari pendidikan akademik saja. Justru, melalui olah raga, anak mendapat pelajaran lebih yakni dapat mengharagai kemenangan dan kekalahan dan juga bersikap sportif. Itu yang penting," kata Anies saat membuka O2SN di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin (25/7).


Dalam pidato pembukaannya, Anies berpesan kepada ribuan peserta O2SN, ajang olimpiade ini merupakan ajang utuk menambah pertemanan bukan permusuhan. Menurutnya, walaupun banyak bersentuhan dengan kompetisi, O2SN tak hanya semata-mata untuk membuktikan menjadi yang terkuat atau pemenang.

"Olimpiade ini bukan semata-mata mengenai dapat atau tidak medali. Tapi diharapkan, melalui olimpiade ini para siswa diberi pengalaman dan insight untuk terus melakukan yang terbaik dan yang penting bersikap sportif dan jujur. Itu yang ingin kami kembangkan lewat program ini," kata Anies.

Sementara itu Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Hamid Muhammad mengatakan, selain mengembangkan minat dan bakat siswa dalam olah raga, O2SN diharapkan dapat menjadi ajang merekatkan tali kebangsaan dan memperkuat moralitas anak bangsa.

Dengan tema 'Generasi Sportif, Bangsa Produktif', tutur Hamid, gelaran O2SN ini dapat mencetak generasi muda yang produktif, sehat, dan jauh dari kekerasan dan pergaulan tidak sehat karena menjunjung sportifitas.

O2SN akan diselenggarakan mulai dari 24 Juli hingga 30 Juli mendatang. Olimpiade ini diikuti oleh hampir 4126 siswa sekolah dasar hingga menengah dari seluruh wilayah di Indonesia.

Terdapat sepuluh cabang olahraga yang ditandingkan dalam kompetisi ini yakni olahraga catur, atletik, bulutangkis, tenis meja, karate, pencak silat, renang, bola voli, bocce, dan balap kursi.

Para pemenang lomba masing-masing akan diberikan apresiaasi berupa mendali emas dan juga beasiswa sebagai uang pembinaan. Selain itu, Hamid menyatakan, akan menominasikan pemenang lomba untuk bisa ikut pada olimpiade siswa pada tingkat internasional mewakili Indonesia.

"Dengan olahraga, diharapkan bisa menjadi alternatif pembangunan karakter karena pendidikan tidak hanya menjadikan siswa menjadi cerdas tapi juga harus menjadikan siswa memiliki karakter kuat, sportif, dan jujur," kata Hamid. (sur/sur)