"Siap tidak siap harus siap karena kaderisasi di PDI Perjuangan itu jelas. Bahwa kepemimpinan di Surabaya selalu dipegang PDIP mulai dari Pak Bambang terus sekarang Ibu Risma dan berikutnya juga sudah siap," kata Whisnu di DPRD Surabaya, Kamis (4/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, soal kabar Risma sudah pamitan dengan mengucapkan permohonan maaf kepada warga daam sebuah acara, Whisnu mengatakan, permintaan maaf itu lazim dilakukan pada bulan Syawal.
Nama Risma makin santer disebut untuk diusung PDI Perjuangan dalam Pilkada DKI Jakarta. Di ibu kota sudah didirikan kelompok relawan Risma yang diberinama Jaklovers, singkatan dari Jakarta Love Risma.
Nama Risma memang disebut sejumlah lembaga survei menjadi sosok yang elektabilitasnya paling mumpuni untuk bersaing dengan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang lebih dulu menyatakan akan maju.
Namun PDI Perjuangan selaku partai tempat Risma bernaung justru belum mengeluarkan pernyataan dukungan untuk siapapun, termasuk untuk Risma. Partai berlambang banteng itu menyatakan terus menjalin komunikasi politik dengan partai politik lain untuk mengusung pasangan calon dalam Pilkada DKI Jakarta. (sur/antara)