Ahok menuturkan, benih yang diberikan Pemprov kepada masyarakat kabupaten itu akan ditebus dengan sistem bagi hasil yang berkeadilan.
"Bapak dan ibu dapat 80 persen. Kami 20 persen. Ini kan duit Pemda, masa gratis. Jadi harus dibagi dong," ucapnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk menggiatkan industri perikanan di Kepulauan Seribu, Ahok berkata, Perusahaan Daerah Pasar Jaya akan menjemput hasil ternak ikan di kabupaten tersebut.
Lihat juga:Kepulauan Seribu Dihadapkan Setumpuk Masalah |
Merujuk data Suku Dinas Kelautan dan Pertanian Kepulauan Seribu, produksi ikan di kepulauan itu mencapai 1.555 ton pada 2014. Tahun itu, jumlah armada tangkap ikan di daerah itu mencapai 1.689 unit.
Di kabupaten administratif itu, nelayan merupakan profesi yang paling banyak dijalani masyarakat. Dokumen Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah DKI Jakarta mencatat, tahun 2000 nilai jual hasil industri perikanan di kawasan tersebut mencapai Rp97 miliar.
Pemprov menggandeng Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta untuk menyediakan pembudidaya yang mendampingi peternak ikan. Sebagai modal awal, Pemprov akan menyerahkan keramba jaring apung, benih ikan kerapu dan pakan kepada pelaku industri perikanan di sana.