Ahok: Hari Ini Surat Penutupan Diskotek Mille's Terbit

Puput Tripeni Juniman, CNN Indonesia | Selasa, 11/10/2016 11:00 WIB
Ahok: Hari Ini Surat Penutupan Diskotek Mille's Terbit Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, surat penutupan Diskotek Mille's hari ini terbit. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan telah memerintahkan anak buahnya dari Jumat lalu (7/10) untuk menerbitkan surat penutupan Diskotek Mille's.

Hari ini, menurut Ahok, panggilan Basuki, surat penutupan itu akan jadi. Setelah surat penutupan dibuat, Ahok menginstruksikan anak buahnya untuk segera menutup diskotek yang berada di kawasan Taman Hiburan Rakyat (THR) Lokasari, Jakarta Barat.

"Sudah diperintahkan kemarin, dari Jumat lalu, supaya hari ini dikeluarkan surat. Ditutup," kata Gubernur yang biasa disapa Ahok di Balai Kota, Jakarta, Selasa (11/10).


Pemprov DKI Jakarta memutuskan untuk menutup Diskotek Mille's karena sudah dua kali terjadi penangkapan atas penyalahgunaan obat terlarang.

Ahok menuturkan, dalam Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2015 Tentang Kepariwisataan, jika terjadi penyalahgunaan obat terlarang di dalam diskotek sebanyak dua kali, bukan hanya penjual, maka tempat hiburan itu juga akan ditutup.

"Dan enggak boleh buka usaha yang sejenis lagi. Sama kasus seperti Diskotek Stadium," ujar Ahok.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Catur Laswanto menjelaskan, di Diskotek Mille's telah terjadi penangkapan pertama terhadap pengguna narkotik pada 30 Mei lalu. Saat itu juga, Diskotek Mille's langsung diberi surat peringatan agar tak ada narkotika yang beredar di tempat itu.

Dalam surat peringatan itu, kata Catur, Diskotek Mille's diingatkan jika terjadi pelanggaran dan terbukti ada pemakaian penggunaan narkoba, hiburan malam itu langsung ditutup. Catur menyebut saat ini penutupan Diskotek Mille's tengah diproses.

"Kemarin, ada penggunaan narkoba oknum Polri, jadi tidak ada alasan lain," ujar Catur.

Sabtu dini hari, pekan lalu (8/10), Ajun Komisaris Polisi Sunarto yang bertugas di Polres Kota Tangerang tertangkap tangan menyimpan sabu dan pil ekstasi di Diskotek Mille's.

Kejadian ini mendorong Ahok untuk mengadakan tes rambut bagi pada PNS di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menguji kandungan narkotik di dalam tubuh. Menurutnya, tes urin tak lagi efektif karena lewat dari penggunaan selama seminggu sudah tidak terdeteksi.

"Kalau rambut enggak. Jadi kalau ketemu pun kami berhentikan," kata Ahok. (rel/obs)