Cagub dan Cawagub DKI Akan Dikawal 30 Personel Polisi
Martahan Sohuturon | CNN Indonesia
Selasa, 18 Okt 2016 17:30 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Setiap calon gubernur dan wakil gubernur yang berlaga di Pilkada DKI Jakarta 2017 akan mendapatkan pengawalan dari aparat kepolisian.
Wakil Kepala Polda Metro Jaya Brigadir Jenderal Suntana mengatakan, setiap calon gubernur dan wakil gubernur yang lolos tahap verifikasi di Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta pada Senin (24/10) mendatang, otomatis mendapatkan pengawalan dari sekitar 20 sampai 30 personel polisi.
"(Masing-masing) mendapat porsi yang sama," ucap Suntana di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat pada Selasa (18/10).
Namun begitu, ia menyampaikan jumlah personel akan menyesuaikan dengan situasi di lapangan. Jumlah personel akan ditambahkan saat masing-masing calon gubernur dan wakil gubernur berada di lokasi rawan.
"Setiap calon mendapat porsi yang sama. Kita tidak membeda-bedakan satu dengan yang lain. Karena menyangkut prosedur tetap yang harus dijalankan," ujarnya.
Lebih dari itu, ia mengaku, pihaknya telah menyambangi masing-masing bakal calon gubernur dan wakil gubernur untuk menawarkan konsep dan model pengamanan yang akan dilakukan. Pengamanan akan dilakukan baik di kediaman, jalan, atau pun saat kegiatan kampanye.
"Itu prosedur tetap yang harus dijalankan kepolisian," kata Suntana. (rel/wis)
Wakil Kepala Polda Metro Jaya Brigadir Jenderal Suntana mengatakan, setiap calon gubernur dan wakil gubernur yang lolos tahap verifikasi di Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta pada Senin (24/10) mendatang, otomatis mendapatkan pengawalan dari sekitar 20 sampai 30 personel polisi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setiap calon mendapat porsi yang sama. Kita tidak membeda-bedakan satu dengan yang lain. Karena menyangkut prosedur tetap yang harus dijalankan," ujarnya.
"Itu prosedur tetap yang harus dijalankan kepolisian," kata Suntana. (rel/wis)