Penawaran itu disampaikannya saat menerima keluhan dari Ketua RW 08 Sugeng Karno. Sugeng mengatakan jika musim hujan datang, maka banjir akan melanda RW 08, RW 02, RW 10 dan RW 12.
Awalnya, Sugeng meminta agar dibuatkan sodetan yang dapat membuang air langsung ke Sungai Ciliwung. Penanggulangan banjir itu sudah dilakukan sejak 2014 dengan membuat 800 meter sodetan namun terhenti karena terkendala dana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Djarot, pembuatan sodetan sepanjang 800 meter sampai seribu meter akan bertabrakan dengan rumah warga. Namun hal tersebut dipastikan oleh Sugeng tidak jadi persoalan.
"Ada tidak di sini tanah kosong yang cekung? Kalau ada dan dijual, kami bisa usulkan untuk kami beli dan buatkan embung di situ. Kan Februari saya balik lagi (ke Balai Kota)," ujar Djarot.
Menurut Djarot, waduk kecil tersebut dapat digunakan juga sebagai sarana rekreasi masyarakat. Rencananya, di sekeliling embung dapat ditanami oleh tanaman hias.
Usai masa cutinya, Djarot mengatakan, akan memasukkan rencananya itu ke dalam APBD-P. (asa)