"Kalau itu memang perlu untuk mengetahui standar-standar dari ujian, dari kualitas pendidikan kita bila itu diperlukan dilakukan. Kalau tidak, saya belum tahu laporannya seperti apa, datanya seperti apa," kata Jokowi di Makassar, Jumat (25/11).
Jokowi mengatakan, penghapusan ujian nasional itu belum menjadi keputusan. Pemerintah masih perlu menelaah lebih lanjut wacana itu. Ia menekankan, rencana menghilangkan ujian nasional bahkan belum dibahas bersama dalam rapat terbatas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang dari Menteri Pendidikan menyampaikan itu, tapi tentu saja harus ada rapat terbatas dulu yang nantinya akan kita putuskan," tegasnya.
Ujian akhir bagi siswa sekolah selanjutnya diserahkan ke daerah dan tetap mengacu pada standar nasional. Namun, ia menegaskan ujian akhir bukan jadi satu-satunya faktor penentu kelulusan.
Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu mengklaim, Jokowi sudah menyetujui rencana ini dan hanya tinggal menunggu disahkan melalui Instruksi Presiden. (rsa)