Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar mengatakan, aksi tersebut perlu mendapat perhatian karena akan diikuti oleh banyak peserta. Aksi itu juga digelar di dekat sejumlah objek vital.
"Ini rapat persiapan pengamanan zikir akbar terkait kerjasama kami dengan TNI," kata Boy di Polda Metro Jaya, Jakarta sebelum rapat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada orasi. Lebih banyak tausiah dari para ulama," ujarnya.
"Dari masing-masing daerah ada tugas pengawalan. Jadi sudah ada pengawalan dari Polda dan Polres setempat," ujarnya.
Boy juga mengimbau warga DKI Jakarta dan sekitarnya untuk tetap melaksanakan aktivitas seperti biasa. Ia menyatakan, aksi GNPF MUI di Monas akan digelar secara damai.
"Aksi unjuk rasa pada tanggal 2 Desember diisi dengan kegiatan yang bersifat super damai. Diisi dengan kegiatan zikir, tausiah, doa bersama, dan salat Jumat. Setelah itu bubar," ujarnya.
Untuk menjamin warga ibu kota bisa beraktivitas seperti biasa, kepolisian telah mempersiapkan skema pengamanan lalu lintas bagi para peserta aksi yang hendak menuju ke Monas.
Lihat juga:Demo 2 Desember Diprediksi Tak Sebesar #411 |
"Jadi itu adalah tempat-tempat parkir yang dsiapkan. Kami Harapkan seluruh pengemudi dan peserta yang datang dari seluruh daerah ikuti aliran yang diatur petugas lalu lintas," ujarnya.
Sementara kawasan di depan Istana untuk sementara akan ditutup bagi kendaraan. Sedangkan Jalan Merdeka Barat menuju Istana Negara akan ditutup secara situasional.
"Prinsipnya persuasif saja seperti pengamanan unjuk rasa biasa," kata Boy. (sur)