Wiranto mengatakan, sejak pagi hari telah memantau situasi di sekitar lokasi aksi. Masyarakat datang dengan suasana damai untuk mendoakan keselamatan bangsa.
Dia juga memantau situasi keamanan sebelum salat Jumat dilaksanakan. Wiranto melihat masyarakat berpartisipasi membagikan nasi bungkus bagi peserta aksi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wiranto tidak ingin berkomentar soal penangkapan sejumlah orang yang ditangkap pihak kepolisian hari ini atas tuduhan makar.
Sementara di tempat terpisah, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Kombes Rikwanto mengatakan, mereka yang hadir di Monas tidak terkait dengan makar. Massa aksi hari ini untuk mengadakan doa bersama, tausiah, dan salat Jumat.
"Mereka terbukti bukan dalam kaitan tuduh-tuduhan makar. Mereka datang untuk aksi damai, tausiah dan salat berjamaah," katanya.
Aksi yang dimotori oleh Gerakan Nasional PEngawal Fatwa MUI ini tetap menuntut agar Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok segera ditahan pihak kepolisian. Massa kerap meneriakkan yel-yel yang sama.
"Tangkap, tangkap, tangkap si Ahok, tangkap si Ahok sekarang juga," seru mereka. (pmg/rdk)