"Hari ini pak ketua sedang tidak ada karena urusan pemanggilan KPK. Maka kami gabung saja hari Kamis," ujar Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah di Gedung DPR, Jakarta.
Sementara itu, menurut Fahri, pimpinan yang lain juga sedang menghadiri kegiatan di luar DPR sehingga kuorum dua pimpinan dewan dalam memimpin rapat paripurna tidak tercapai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan jadwal, rapat paripurna pada hari ini sedianya mengagendakan pengambilan keputusan terhadap RUU tentang Pengesahan Perjanjian antara Republik Indonesia dan Republik Singapura tentang Penetapan Garis Batas Laut Wilayah Kedua Negara di Bagian Timur Selat Singapura.
Selain itu ada pula agenda mendengar pendapat fraksi-fraksi terhadap RUU Pertembakauan dan pengambilan keputusan menjadi usulan DPR dan pengesahan perpanjangan waktu Pembahasan RUU tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme dan RUU tentang Wawasan Nusantara.
Rapat paripurna ini juga menjadi rapat perdana yang dipimpin Setya Novanto. Namun, ia hari ini memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa sebagai saksi kasus korupsi pengadaan paket KTP elektronik.
(obs)