"Kondisinya sudah membaik, namun untuk memulihkan psikis mereka, kami bekerja sama dengan KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) untuk memberikan konseling mengembalikan mental mereka," kata Kapolda NTT Brigadir Jenderal E Widyo Sunaryo di Kupang, Jumat (16/12) seperti dilansir dari Antara.
Selain tujuh korban luka, konseling juga diberikan kepada seluruh siswa di Sekolah Dasar Negeri 1 Sabu Barat yang masih mengalami trauma.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini kondisi keamanan di Sabu Raijua saat ini sudah kondusif. Namun sejumlah personel kepolisian masih disiagakan di kabupaten itu.
Setelah insiden penyerangan itu, muncul kabar bahwa pelakunya adalah kelompok teroris dan tiga anak jadi korban tewas.
Terkait kabar bohong itu, kepolisian tengah mencari penyebar kabar palsu tersebut. Polisi akan menjeratnya dengan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik. (sur/sur)