"Kunci utama penyelesaian pengungsi Sinabung adalah penyediaan lahan untuk permukiman dan usaha tani relokasi," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho melalui keterangan tertulis, Selasa (7/2).
Relokasi tahap kedua ditujukan untuk 1.903 kepala keluarga. Hingga Agustus mendatang, pemerintah menargetkan 1.655 unit rumah telah berdiri untuk para pengungsi itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena tidak tersedia lahan usaha tani, masyarakat tidak bersedia direlokasi," ucap Sutopo.
Saat ini, opsi yang dimunculkan BNPB dan pemerintah lokal adalah pemberian izin pakai kawasan hutan seluar 750 hektar untuk menampung sekitar 1.271 kepala keluarga korban letusan Sinabung.
Mayoritas penduduk di sekitar Gunung Sinabung menggantungkan hidup pada hasil pertanian dan perkebunan. (ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi) |
Sinabung yang tak beraktivitas setelah ribuan tahun, untuk pertama kali meletus kembali pada 2010. Letusan itu kembali berulang tiga tahun kemudian.
Sejak saat itu, aktivitas vulkanik Sinabung tinggi. Ribuan masyarakat diungsikan dari area terdampak letusan.
Pemerintah menyiapkan tiga tahap relokasi. Yang pertama mencakup 370 kepala keluarga, telah teralisasi. Relokasi tahap ketiga ditargetkan memindahkan 1.050 kepala keluarga.
Mayoritas penduduk di sekitar Gunung Sinabung menggantungkan hidup pada hasil pertanian dan perkebunan. (ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi)