"Dalam bela negara, masalah hukum, masalah pancasila, masalah reformasi, masalah demokrasi, disampaikan. Bagaimana demokrasi yang benar," kata Ryamizard saat meresmikan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Bela Negara di Rumpin, Bogor (28/2).
Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat itu mengatakan, bela negara merupakan kesadaran untuk mengubah pemikiran warga negara sehingga bisa memiliki satu pemikiran yang sama untuk membela Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Idealnya, lanjut Ryamizard, pelatihan bela negara dilakukan selama delapan hari, yang terbagi menjadi empat hari pemberian teori dan empat hari pelatihan di lapangan.
Menurut Jokowi, bukti nyata bablasnya sistem demokrasi Indonesia adalah politisasi SARA yang marak terjadi beberapa bulan terakhir. Cacian, makian, dan hujatan kerap disampaikan sejumlah orang. (sur/gil)