Luhut Sebut Esemka Bisa Jadi Mobil Presiden 20 Tahun Lagi

Safyra Primadhyta, CNN Indonesia | Jumat, 24/03/2017 12:29 WIB
Luhut Sebut Esemka Bisa Jadi Mobil Presiden 20 Tahun Lagi Menko bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan meminta publik tak lagi mempersoalkan peristiwa mogoknya mobil kepresidenan. (CNN Indonesia/Gautama Padmacinta)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mobil yang ditumpangi Presiden Jokowi, jenis Mercedes-Benz S600 Guard mogok saat kunjungan kerja ke Kalimantan Barat, pekan lalu. Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fadli Zon sempat berkelakar mengusulkan agar mobil presiden diganti dengan Esemka.

Menyikapi soal itu, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menilai masih terlalu cepat bagi pemerintah untuk menggunakan Esemka sebagai mobil kepresidenan. Luhut melanjutkan, mobil Esemka bisa menjadi mobil kepresidenan di masa depan jika telah memenuhi seluruh persyaratan sebagai mobil pembawa kepala negara.

"Tidak bisa dipungkiri, mungkin 20 tahun lagi Esemka bisa bagus tapi menurut saya kalau sekarang belum," kata Luhut di kantornya, Jumat (24/3).


Luhut menjelaskan mobil Esemka belum memenuhi standar keamanan mobil kepresidenan yang berlaku universal, seperti anti peluru.
"Kalau mobil kepresidenan itu kan harus ada standar yang harus dipenuhi. Itu berlaku di mana-mana, universal, mobil presiden itu mengamankan presiden, kepala negara," tutur Luhut. 

Lebih lanjut, Luhut juga meminta perdebatan penggunaan mobil Presiden dihentikan. Jokowi, kata dia, memiliki mobil cadangan (back-up) jika mobil utama kepresidenan mengalami kendala.

"Tidak usah isu lagilah. Presiden saja tidak pernah menanyakan mobil mogok. Pakai silakan, mogok tinggal pindah. Tidak menjadi agenda prioritas, selalu ada back up mobil," kata Luhut.

Sebelumnya Fadli Zon menyarankan Presiden Joko Widodo menggunakan mobil Esemka setelah mobilnya mogok. 
Esemka adalah mobil buatan Indonesia yang dikembangkan oleh para pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Solo, Jawa Tengah.

Mobil Esemka pernah dipromosikan oleh Presiden Joko Widodo saat masih menjabat Walikota Surakarta.