KPU Rencana Kirim Surat Ucapan Ulang Tahun ke Pemilih Pemula

Lalu Rahadian, CNN Indonesia | Jumat, 05/05/2017 23:46 WIB
KPU Rencana Kirim Surat Ucapan Ulang Tahun ke Pemilih Pemula Komisioner KPU Viryan mengatakan KPU akan mendekati pemilih pemula dengan cara memberikan ucapan selamat kepada mereka yang berusia 17 tahun pada 2019 nanti. (CNNIndonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia berwacana ingin mengirimkan surat berisi ucapan selamat ulang tahun pada calon pemilih yang baru menginjak usia 17 tahun, dua tahun mendatang.

Wacana tersebut dimunculkan sebagai salah satu cara KPU RI mendekati calon pemilih baru. Komisioner KPU RI Viryan berkata, nantinya ada tiga hal yang menjadi isi surat dari penyelenggara pemilu kepada pemilih pemula.
"Pertama, ucapan selamat ulang tahun dengan segala macam doanya. Kedua, kita tegaskan bahwa yang bersangkutan sejak hari ini sudah punya hak buat memilih. Ketiga, kita undang dia ke kantor KPU kalau dia ingin tahu hal-hal yang berkenaan dengan kepemiluan," kata Viryan di Kantor KPU RI, Jakarta, Jumat (5/5).

Viryan menjelaskan, umumnya seseorang merasa memiliki momentum khusus saat bertambah umurnya ke usia 17 tahun. Karena itu, surat dari KPU pada pemilih yang berulangtahun disebut akan dikenang dan memiliki nilai tersendiri dalam benak orang terkait. Viryan meyakini hal tersebut bisa berdampak positif bagi Pemilu 2019.


"Pada pemberian surat ucapan di ulang tahun ke-17 ini akan sangat membekas. Nanti akan kita undang secara berkelanjutan mereka yang berusia 17 tahun ini," katanya.
Selain berwacana mengirim surat ke pemilih pemula, penyelenggara pemilu juga ingin membuat sistem informasi data pemilih (sidalih) yang bisa diakses melalui aplikasi pada telepon genggam berbasis Android dan IOS.

Pada aplikasi Sidalih tersebut, Viryan mengungkapkan bahwa pemilih dapat memperbaiki data-data dirinya yang salah. Warga yang berpindah-pindah tempat tinggal juga bisa mengubah kediamannya dengan mudah lewat aplikasi tersebut.

"Jadi, misalnya sekarang (pemilih tertentu) terdaftar di mana ya? Lalu misal dia ingin pindah. Kemudian ada (data) yang keliru lalu ingin diperbaiki," ujar Viryan.