"Kurang pas dan tidak tepat karena itu bukanlah tugas panglima TNI membaca puisi di depan kogres partai politik. Tugas panglima TNI itu menurut UU TNI melakukan pembinaan tentara yang profesional dan melaksanakan kerja pertahanan," kata pengamat pertahanan Al Araf kepada CNNIndonesia.com, Rabu (24/5).
Dalam Undang-undang TNI No. 34 Tahun 2004 Pasal 15 disebutkan tugas Panglima TNI adalah menyelenggarakan strategi militer dan melaksanakan operasi militer, mengembangkan doktrin TNI, menyelenggarakan penggunaan kekuatan TNI bagi kepentingan operasi militer, serta memberikan pertimbangan kepada Menteri Pertahanan dalam hal penetapan kebijakan pertahanan negara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Gatot menyatakan, puisi yang dibacakannya bercerita tentang seseorang bernama Jaka yang melihat kekayaan alam di sekelilingnya. Namun, Jaka sadar bahwa kekayaan tersebut bukan merupakan miliknya atau saudara sebangsa.
Gatot mengatakan, puisi karya Denny JA tersebut menggambarkan bahaya derasnya arus imigrasi dewasa ini.
Gatot memberi contoh melalui sebuah prediksi bahwa pada 2050 nanti akan ada 480 juta manusia yang bermigrasi. Ia juga berkata, jumlah pengungsi dari kawasan negara-negara di kawasan Gurun Sahara akan mencapai 60 juta orang pada 2020 mendatang.
Terkait isu imigrasi ini, Al Araf juga menilai bukan hal yang tepat. “Soal imigrasi itu domainnya departemen imigrasi, domainnya Kementerian Hukum dan HAM,” katanya.
Lihat juga:Ryamizard Angkat Suara soal Paham Radikal |
"Jadi itu bukan sebuah persoalan dan Indonesia sudah memiliki aturan-aturan keimigrasian," katanya.