Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj mengatakan pihaknya mempertanyakan ulama mana yang dibela saat ini. Ketika ditanya soal Rizieq Shihab, pentolan FPI, dia mengatakan tak ada ulama yang perlu dibela.
“Tidak ada kriminalisasi ulama. Ulama itu NU dan Muhammadiyah, ada enggak ulama NU-Muhammadiyah yang dibela?” kata Said usai menjadi pembicara peluncuran buku Miqat Kebinekaan di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (9/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam aksinya, mereka mendesak pemerintah untuk menghentikan kriminalisasi ulama. Sejumlah kasus yang disebut adalah kasus Rizieq Shihab terkait kasus dugaan pornografi, atau Al Khaththath yang dituding makar. Rizieq sendiri masih berada di Arab Saudi dan tak memenuhi panggilan kepolisian.
Kementerian Luar Negeri RI menyebut Arab Saudi tak akan memberikan suaka politik begitu saja kepada pentolan Front Pembela Islam, Rizieq Shihab, yang kini masih berada di negara kaya minyak itu dan menjadi buron polisi lantaran kasus dugaan pornografi.
“Setiap negara ada langkah dan mekanismenya sendiri dalam memproses permintaan suaka. Apakah dalam bentuk suaka politik, sosial, ekonomi, itu ada aturannya masing-masing dan membutuhkan proses yang sangat panjang dan ketat,” ucap Arrmanatha di Gedung Kemlu RI, Jumat (9/6).