Pria berinisial A yang bekerja di sebuah hotel ternama di Sorong tersebut ditangkap sekitar pukul 20.00 WIT, Minggu (9/7). Kapolda Papua Barat Brigadir Jenderal Martuani Sormin mengatakan, penangkapan dilakukan Satuan Reskrim dan Intelkam Polres Sorong Kota dari hasil pengembangan yang dilakukan beberapa hari terakhir.
"Kami amankan untuk penelusuran lebih lanjut tentang sejauh mana keterpengaruhan dia terhadap kelompok ISIS. Dalam penggeledahan yang dilakukan di rumahnya, kami menemukan lima buku tentang ISIS," kata Martuani di Manokwari, Senin (10/7) seperti dikutip dari Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Martuani menerangkan A yang baru berusia 20 itu adalah warga kota Sorong dan memiliki tingkat pendidikan tertinggi di madrasah yang setara SLTA.
Ia menyampaikan, guna mengantisipasi penyerangan teroris terhadap markas kepolisian yang terjadi akhir-akhir ini Polres Sorong Kota memperketat keamanan markas.
"Kami menambah pos di pintu masuk Mapolres, memeriksa setiap warga yang masuk, mengantisipasi serangan teroris," ujar Edfrie.