Polisi Kaji Unsur Pidana Laporan Wadir Tipikor Terhadap Novel

Martahan Sohuturon, CNN Indonesia | Rabu, 06/09/2017 14:32 WIB
Polisi punya opsi lain terkait laporan Wadir Tipikor Polri Bareskrim Polri terhadap Novel Baswedan, yakni menindaklanjuti dengan membawanya ke Dewan Pers. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan kepolisian masih meneliti unsur pidana laporan Wadir Tipikor terhadap Novel Baswedan. (CNN Indonesia/ Abi Sarwanto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya akan meneliti lebih lanjut terkait laporan yang dilayangkan Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Komisaris Besar Erwanto terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Erwanto melaporkan Novel terkait dugaan pencemaran nama baik dalam pernyataan di media massa.
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto mengatakan, penyidik akan melihat apakah laporan tersebut dapat dikategorikan dalam tindak pidana atau tidak.

"Nanti lihat perkembangannya kalau memang itu harus ditempuh dewan pers, kami sarankan," kata Setyo di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Rabu (6/9).


"Kami yang bisa melihat laporan itu nanti masuk pidana atau tidak," imbuhnya.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyampaikan bahwa alasan Erwanto melaporkan Novel Baswedan karena yang bersangkutan merasa terluka dan tidak dihormati oleh ucapan Novel.

Laporan tersebut juga dipastikan berbeda dengan laporan yang dilakukan oleh Direktur Penyidikan KPK Aris Budiman terkait email Novel.

"Iya, novelnya (yang dilaporkan) tapi ini berbeda kasus Pak Aris," ucapnya.
Erwanto diketahui pernah bertugas di KPK sebagai penyidik. Kini ia adalah perwira menengah di Bareskrim Polri dan merupakan orang nomor dua di Direktorat Tindak Pidana Korupsi.

Laporan Erwanto diterima dalam LP/4198/IX/2017/PMJ/Dit.Reskrimsus.
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK