Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim Komisaris Besar Frans Barung Mangera, sebagaimana dilansir Antara.
"Memang benar terjadi penangkapan oleh KPK pada pukul 13.30. Enam personel KPK didampingi lima personel Polda Jatim untuk melindungi petugas KPK yang melakukan tugas," ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Polda Jatim hanya memberikan perlindungan, pengawalan, sekaligus memberikan tempat untuk memeriksa. Materi dan sebagainya tolong tanyakan ke KPK," kata Frans.
Seorang sumber internal KPK mengatakan kepada CNNIndonesia.com bahwa Eddy diringkus di sebuah lokasi di Malang, Jawa Timur, diduga usai menerima uang terkait proyek Pemda Batu.
(aal)