Mereka di antaranya adalah Evi Andi Noor Halim selaku IT Consultant pada PT Inotech dan staf IT PT RFID Indonesia, Melyanawati anak buah pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong.
Dudy Susanto karyawan PT Softorb Technology Indonesia, Slamet Aji Santoso pegawai (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi), Mulyadi mantan sopir Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Irman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SN (Setya Novanto)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi.
Lihat juga:KPK Sebut Kondisi Kesehatan Setnov Membaik |
Sejauh ini, penyidik KPK belum berhasil meminta keterangan Setnov selaku tersangka. Ketua Umum Partai Golkar itu dua kali mangkir dari panggilan penyidik KPK, dengan alasan sakit.
Setnov menderita vertigo dan mengalami pengapuran jantung. Dia pun harus menjalani pemasangan ring pada jantungnya. Setnov masih terbaring di Rumah Sakit Premier Jatinegara, Jakarta Timur.
Tim penyidik dan dokter KPK pun sudah dua kali mendatangi Setnov yang tengah dirawat di RS Premier Jatinegara. Setelah mendengar penjelasan dari dokter yang merawat Setnov, tersangka keempat korupsi e-KTP itu dinyatakan bisa diperiksa.
KPK masih mempelajari hasil pengecekan kesehatan Setnov, sebelum memutuskan untuk kembali memanggilnya sebagai tersangka proyek yang ditaksir merugikan negara hingga Rp2,3 triliun itu.