Horas, Ulos, dan Pantun Anies di HKBP Semper

Joko Panji Sasongko, CNN Indonesia | Minggu, 29/10/2017 14:23 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, HKBP merupakan organisasi yang berperan penting merawat bangsa dengan melibatkan unsur jemaatnya. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, HKBP Semper merupakan organisasi yang berperan penting merawat bangsa dengan melibatkan jemaatnya. (CNN Indonesia/Joko Panji Sasongko)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan pembangunan Gedung Baru Gereja dan Serbaguna Huria Kristen Batak Protestan, kawasan Semper, Jakarta Utara, Minggu (29/10). Persemian itu disambut meriah jemaat HKBP Semper yang sejak pagi telah menunggu.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, Anies hadir didampingi istri, Fery Farhati Ganis. Sejumlah jajaran di lingkungan Pemprov DKI dan anggota DPR Fraksi PDIP Efendi Simbolon juga turut hadir dalam acara tersebut.

Pekikan salam khas orang Batak, yakni "Horas" tak henti-hentinya diteriakkan para jemaat HKBP sejak Anies dan rombongan tiba di lokasi.


Dalam sambutannya, Anies mengaku, peresmian HKBP Semper merupakan peresmian pertama sejak dirinya menjadi Gebernur DKI. Persemian ini juga menjadi hal yang amat berkesan bagi dirinya.

"Ini adalah peresmian pertama yang pernah saya tanda tangani. Karena sebelum ini saya belum pernah peresmian," ujar Anies.
Anies mengatakan, HKBP merupakan organisasi yang berperan penting dalam merawat bangsa. HKBP merupakan organisasi yang tumbuh dengan melibatkan semua unsur dari jemaatnya.

Tak hanya itu, Anies mengapresiasi HKBP Semper yang memiliki hubungan baik dengan warga berbeda agama di sekitar Gereja. Menurutnya, hal itu harus dipertahankan agar segala hal bisa berjalan dengan baik.

"Saya dengar interaksi dengan warga di sekitar sangat baik. Ini bisa jadi contoh semua tempat ibadah di Jakarta. Tidak ada pembangunan yang tidak berintaksi," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, HKBP Semper juga memberikan kain ulos dan sebuah lukisan kepada Anies. Pemberian itu, kata Anies, akan diserahkan kepada KPK untuk diteliti sebelum rencananya akan dipajang di Balai Kota DKI.

Namun, khusus untuk Ulos, Anies menilai kain itu bisa dijadikan gambaran atas kesatuan bangsa. Bagi Anies, variasi warna dan proses pembuatan Ulos mencerminkan keberagaman, serta persatuan NKRI.

"Saya peraya HKBP Semper akan menjadi salah satu simbol pengikat tenun di NKRI," ujar Anies.
Terakhir, Anies tak lupa membaca pantun sebagaimana yang biasa ia lakukan dalam kurun waktu terakhir.

"Dari Kramat pergi terburu-buru. Menuju Lagoa terkena macet jua. Kami ucap selamat atas gereja baru, diiringi doa manjadi berkah bagi semua," ujar Anies disambut riuh jemaat HKBP Semper. (djm/djm)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK