Wakil Ketua DPRD DKI Dukung Sandi Angkat Rustam Jadi Stafsus

Mesha Mediani, CNN Indonesia | Selasa, 07/11/2017 05:30 WIB
Wakil Ketua DPRD DKI Dukung Sandi Angkat Rustam Jadi Stafsus Rustam Effendi (tengah) sesaat usai mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan Wali Kota Jakarta Utara pada 26 April 2016.(ANTARA FOTO/Regina Safri)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik mendukung keputusan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengangkat mantan Wali Kota Jakarta Utara, Rustam Effendi jadi Staf Khusus Bidang Pengaduan.

Tadi pagi, Sandiaga menyatakan Rustam akan mendampinginya bekerja selama lima tahun ke depan, dan membantu melayani pengaduan warga DKI yang datang ke Balai Kota.

"Ya, nggak apa-apa, bagus dong. Kan belum tentu tidak baik orang yang dulu dipinggirin Pak Ahok," kata Taufik saat menghadiri kegiatan Coffee Morning di rumah dinas Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (6/11).



Taufik menilai Sandiaga sudah memiliki data penilaian para satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terdahulu sehingga memperhitungkan merekrut Rustam.

"Saya kenal Rustam, ya. Menurut saya, bagus sebenarnya Rustam, dengan masyarakat juga baik," ucap Taufik menanggapi kinerja Rustam selama menjadi Wali Kota Jakarta Utara.

Dalam perjalanan kariernya, Rustam pernah ditunjuk Gubernur terdahulu, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk memimpin Jakarta Utara. Ahok yang sempat memuji kinerja Rustam itu lalu berselisih dengan sang Wali Kota pada tahun lalu. Ujungnya, Rustam memilih mengundurkan diri dan curhat dengan panjang lewat akun media sosial miliknya.


Perihal peluang perekrutan kembali mereka yang pernah bermasalah di era Ahok, Taufik menilai itu bukan persoalan bagi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

"Jadi begini, orang-orang yang di-grounded oleh Pak Ahok, kan, belum tentu tidak baik. Bagus-bagus orang yang di-grounded [itu]," ujar Taufik.

"Banyak yang di-grounded. Nanti pas diangkat, kamu lihat. Saya kira yang baik-baik perlu diangkat ya. Saya lupa dan nggak hapal namanya," ujar Taufik. (kid/kid)