Hal tersebut disampaikan Sandiaga saat mengunjungi Kantor Kecamatan Gambir di Jakarta Pusat. Kunjungannya itu untuk melihat posko pengaduan yang dibuka oleh kecamatan untuk menampung keluhan masyarakat. Hari ini, pemerintah provinsi resmi membuka 44 posko pengaduan di 44 kecamatan DKI Jakarta.
Posko pengaduan ditujukan juga untuk persiapan menanggapi siaga bencana di DKI Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi kita ini kalau disebut Justice League, superhero," ucap Sandi.
"Ini namanya sistem. Yang bisa diselesaikan, dapat diselesaikan di kecamatan. Semuanya tidak perlu diselesaikan di Balai Kota, kasian warga," tuturnya.
Dengan sedikit bergurau, Sandi menyebut tim camat sebagai Avengers. Sementara wali kota disebutnya dengan julukan Nagabonar.
Lain hal dengan jajaran Pemprov DKI yang perempuan. Dia menyebutnya dengan julukan Wonder Woman dan Srikandi. Sementara Gubernur DKI Anies Baswedan disebutnya sebagai Yudistira.
Sementara itu, Camat Kecamatan Gambir M Fauzi mengatakan pihaknya membuka posko aduan pada Sabtu sejak pukul 08.00 hingga 11.00 WIB. Pada Minggu, pihaknya akan mengadakan kerja bakti sekaligus untuk mengecek situasi di lapangan.
"Saya sampaikan kepada Ketua RW, mekanismenya adalah Hari Sabtu (pengaduan) dan Minggu kerja bakti sekaligus mengecek situasi real di lapangan. Sehingga Senin setiap selesai apel pagi bisa ditindak di level kecamatan. Apabila kami nilai tidak bisa ditindaklanjuti akan dibawa ke Bapak Wali Kota untuk dibawa ke rapim," kata Fauzi. (stu)