Sutiyoso Minta Anies-Sandi Berpikir Ulang Setop Reklamasi

Tiara Sutari, CNN Indonesia | Selasa, 21/11/2017 15:20 WIB
Mantan gubernur DKI Jakarta Sutiyoso memberi masukan win win solution soal kebijakan reklamasi Anies-Sandi. (CNN Indonesia/Mesha Mediani)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso mendatangi Balai Kota Pemprov DKI untuk memberi masukan sejumlah kebijakan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno selama memimpin ibu kota.

Salah satu masukan yang diberikan Bang Yos, sapaan karib Sutiyoso, berkaitan dengan pembangunan pulau buatan di pesisir Utara Jakarta yang hingga kini masih terus berpolemik.

Sutiyoso mengaku memberi masukan kepada Anies-Sandi untuk mengambil langkah win-win solution terkait kebijakan reklamasi. Dia menyebut, untuk saklek menghentikan pembangunan mega proyek tersebut butuh banyak pertimbangan dan perhitungan dari berbagai sisi.


“Intinya saya ingin memberikan win-win solution, kan ada investasi itu besar yang libatkan investor, kalau saklek dihentikan akan menimbulkan iklim investasi yang tidak baik di Indonesia,” kata Sutiyoso, Selasa (21/11).


Sutiyoso tidak menjelaskan secara detail win-win solution yang dia maksud. Dia hanya mengisyaratkan agar Anies-Sandi mempertimbangkan kembali kebijakan mereka untuk menyetop reklamasi.

“Kata saklek menghentikan, pertanyaannya gini ‘apa bisa?’,” kata dia.

Selaku mantan gubernur Jakarta, Sutiyoso menjadi orang yang turut mengetahui rencana proyek di Teluk Jakarta tersebut. Reklamasi menurutnya bukan hal tabu untuk direalisasikan.

“Saya juga dulu kan merencanakan itu, buat saya reklamasi bukan sesuatu yang tabu. Lihat, Singapura contohnya, tapi yang jelas ada persyaratannya, amdal-nya harus jelas. Itu saja,” kata dia.


Sutiyoso tak mempermasalahkan apakah masukannya terkait reklamasi itu akan diterima oleh Anies-Sandi atau tidak.

“Ya Anies dan Sandi juga punya kepentingan, dia perlu menyelamatkan nelayan dan lingkungan. Pokoknya saya tadi sudah berikan masukan,” kata dia. (gil)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK