Airlangga Janji Akomodasi Semua Pihak Jika Gantikan Setnov

Abi Sarwanto, CNN Indonesia | Rabu, 13/12/2017 23:34 WIB
Airlangga Janji Akomodasi Semua Pihak Jika Gantikan Setnov Calon ketua Golkar Airlangga Hartarto ingin Golkar bangkit menjelang Pilkada 2018, pileg, dan pilpres 2019. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Koordinator Bidang Perekenomian Partai Golkar Airlangga Hartarto berjanji bakal mengakomodasi semua pihak dalam kepengurusan jika nantinya terpilih sebagai ketua umum pada musyawarah nasional luar biasa (munaslub).

"Jadi selalu saya sampaikan kita merajut kebersamaan agar Golkar bisa bangkit. Karena ini terkait dengan waktu menghadapi pemilu sudah sangat dekat," kata Airlangga di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Rabu (13/12) malam.

Menurut Airlangga agenda pemilihan kepala daerah, pemilihan legislatif, hingga pemilihan presiden membutuhkan kebersamaan di internal partai beringin. Apalagi agenda politik itu bakal berlangsung tahun depan.


Atas dasar itu, maka semua persoalan di internal Golkar termasuk faksi-faksi yang ada, menurutnya, perlu diselesaikan secara kekeluargaan dan musyawarah mufakat, terutama terkait gelaran munaslub.

"Tentunya kebersamaan itu nanti akan ditunjukkan dalam musyawarah luar biasa dalam persidangan dan tentunya kepengurusan itu hasil musyawarah mufakat dengan biasanya mengatur formatur," katanya.

Airlangga menegaskan, penyelenggaraan munaslub merupakan aspirasi dari 34 DPD Golkar se-Indonesia serta keputusan rapat pleno pada 21 November yang lalu. Untuk waktu dan penyelenggaraannya, dia menyerahkan kepada hasil rapat pleno malam ini.

Munaslub diprediksi bakal diikuti enam nama calon ketua umum. Keenam calon ketua umum itu adalah Airlangga Hartarto, Aziz Syamsuddin, Idrus Marham, Priyo Budi Santoso, Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto dan Wisnu Suwardono.

Namun dari keenam calon itu, baru Airlangga yang telah mendapat dukungan dari 34 DPD Golkar se-Indonesia dan juga organisasi tri karya yaitu Kosgoro 1957, MKGR dan SOKSI.

Aziz Tak Didukung Ical

Sementara itu Ketua DPP Partai Golkar Aziz Syamsuddin membantah dirinya mendapat dukungan dari Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie sebagai calon ketua umum partai beringin di munaslub.

"Di-endorse? Saya belum pernah ketemu dan berkomunikasi dengan Pak Ical (panggilan Aburizal)," kata Aziz di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Rabu (13/12) malam.

Mengenai pencalonannya sebagai ketua umum, Aziz mengaku masih menunggu hasil rapat pleno dan perkembangan yang ada.

Dia mengklaim belum melakukan pergerakan apapun untuk pencalonannya sebagai calon ketua umum.

"Enggak ada saya bergerilya. Saya belum kemana-mana," katanya. (wis)