Kepala BNN Provinsi DKI Jakarta Brigadir Jenderal Johny P Latupeirissa megatakan, hingga kini RD masih dalam pengejaran petugas.
"Pemilik diskotik MG sementara masih buron, RD, kami dapat informasi dia berada di DWP saat kita gerebek tempatnya," katanya di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (21/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, RD hampir tidak mungkin bisa kabur dalam penggerebekan. Namun, Johny mendapat informasi, ada orang yang diduga RD, bersembunyi di lantai empat dan melarikan diri setelah penggerebekan selesai.
Sampai saat ini BNNP DKI belum mengetahui apa yang dilakukan RD saat berkunjung ke DWP.
Johny mengatakan akan terus melakukan penyelidikan dan memint keterangan dari Ismaya Live.
Public and Media Relations Ismaya Live Kevin Wiryananda belum dapat berkomentar mengenai hal itu. Pesan WhatsApp yang dikirimkan CNN Indonesia.com, belum dijawab.
Johny enggan berkomentar tentang dugaan keterkaitan RD dengan peredaran narkotik di DWP.
"Saya enggak bisa sampaikan ada (peredaran narkotika) apa tidak (di DWP)," kata Johny.
Pemerintah Provinsi DKI telah mencabut izin diskotek MG karena menemukan 'pabrik' sabu cair di diskotek tersebut.
Sebanyak 120 orang pengunjung yang terdiri dari 80 pria dan 40 wanita terindikasi positif menggunakan narkoba cair.