"Saya belum sampai ke teknis menentukan wakil, karena opsi-opsi nama yang disebut tadi harus dibahas lebih mendalam," ujar Ridwan Kamil, seusai acara diskusi di Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Kamis (21/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Emil enggan membeberkan kepastian waktu deklarasi Cawagub pilihan parpol koalisinya tersebut. Baginya, masih ada waktu hingga batas pendaftaran di KPUD Jawa Barat pada awal Januari mendatang.
“Dia harus punya leadership, karena kalau saya berhalangan bisa menggantikannya," ujar dia.
Kedua, menurut Emil, memiliki elektabilitas tinggi untuk membantu menambah perolehan suara saat Pilkada.
"Jangan sampai turun suaranya, harus membantu menambah," tambahnya.
Ketiga, memiliki pemahaman yang sama dan chemistry yang baik dengannya, guna memperkuat komunikasi di Pilgub Jabar atau saat memimpin Jawa Barat jika terpilih.
"Harus ada hubungan yang kuat ya, karena kita akan bersama2 menjabat lima tahun, begitu ya," tandasnya. (arh)