Hal itu disampaikan menyikapi robohnya selasar di Tower 2 Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) siang tadi.
“Kunjungan itu rutin. Iya (biasa menerima jumlah banyak),” ujar Hoesen di depan Gedung BEI, Senin (15/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan, beberapa langkah pencegahan musibah itu berulang kembali sudah dilakukan seperti koordinasi penjagaan oleh tim kepolisian, manajemen gedung, dan ahli konstruksi.
Hoesen menyatakan, belum mengetahui penyebab musibah. Menurutnya, hal itu diketahui usai penyelidikan lanjut Puslabfor dan ahli konstruksi.
Sebanyak 58 mahasiwa Fakultas Ekonomi Universitas Bina Darma (UBD) Palembang berada di selasar Bursa Efek Indonesia (BEI) sebelum mezanin ambruk. Keberadaan mereka di lokasi itu karena diarahkan oleh petugas keamanan gedung.
Dosen Fakultas Ekonomi UBD Palembang Rabin Ibnu Zainal mengungkapkan, ada 93 mahasiswanya yang melaksanakan kunjungan lapangan atau field trip di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sebanyak 58 orang di antaranya sedang berada di selasar yang runtuh.
"Sebanyak 35 orang mahasiswa (lainnya) belum masuk ke gedung BEI. Mereka masih berada di dalam bus pariwisata," ujar Rabin saat menggelar konferensi pers di gedung UBD Palembang, Senin (15/1)
Menurut Rabin, rombongan dari Jurusan Akutansi Fakultas Ekonomi Semester V Universitas Bina Darma (UBD) Palembang itu juga ditemani oleh empat orang dosen pendamping. Rencananya, kunjungan ini berlangsung selama 10 hari.