Head Bussiness Development RS Siloam Semanggi Triana Tambunan mengatakan, tindakan ini diambil setelah melakukan pemeriksaan dan menemukan luka patah tulang yang dialami tujuh orang di bagian tubuh berbeda-beda.
"Patah tulang, ada yang di bagian panggul, pinggul, tangan, dan kaki. Jadi semuanya patah tulang," ucap Triana di Rumah Sakit Siloam, Semanggi, Senin (15/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Satu orang operasi juga tadi sudah selesai operasinya," ujar Triana.
Menurutnya, 23 pasien itu akan menjalani rawat inap dengan penanganan dari 50 orang dokter dan perawat di RS Siloam, Semanggi.
[Gambas:Video CNN]
Triana menambahkan, pihaknya menyediakan tiga lantai untuk digunakan sebagai area perawatan korban insiden reruntuhan selasar tower BEI.
"Kami sediakan tiga lantai, satu lantai untuk emergency sudah pasti," ucap dia.
Selasar atap tower BEI roboh, sekitar pukul 12.10 WIB. Belum diketahui penyebab robohnya lantai mezzanine Tower II.
Lihat juga:BEI Tanggung Biaya Perawatan Mahasiswa |
"Ratusan orang, kebanyakan mahasiswa dari Universitas Bina Darma Palembang," demikian laporan Hera kepada CNN Indonesia TV.
Data sementara pihak kepolisian menyebutkan, jumlah total korban insiden robohnya selasar menara Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah sebanyak 77 orang.
Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto mengatakan, 77 orang korban tersebut dirawat di lima rumah sakit berbeda, yakni Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Mintohardjo, MRCCC Siloam Hospitals Semanggi atau RS. Siloam Semanggi, RS. Pusat Pertamina (RSPP), RS. Umum Daerah Tarakan, RS. Jakarta.
"RSAL Mintohardjo ada 17 orang, RS Siloam Semanggi 32 orang , RS Pusat Pertamina ada tujuh orang, RSUD Tarakan ada satu orang, dan RS Jakarta 20 orang," ucap Setyo dalam keterangan tertulis, Senin (15/1).