7 Korban Selasar BEI Roboh Jalani Operasi Patah Tulang

Martahan Sohuturon, CNN Indonesia | Senin, 15/01/2018 19:54 WIB
7 Korban Selasar BEI Roboh Jalani Operasi Patah Tulang Head Bussiness Development RS Siloam Semanggi Triana Tambunan mengatakan, operasi diambil usai memeriksa luka patah tulang tujuh korban selasar BEI roboh. (ANTARA FOTO/Elo)
Jakarta, CNN Indonesia -- Rumah Sakit Siloam, Semanggi, Jakarta Selatan memutuskan mengambil tindakan medis berupa operasi terhadap tujuh orang korban insiden reruntuhan selasar tower Bursa Efek Indonesia (BEI).

Head Bussiness Development RS Siloam Semanggi Triana Tambunan mengatakan, tindakan ini diambil setelah melakukan pemeriksaan dan menemukan luka patah tulang yang dialami tujuh orang di bagian tubuh berbeda-beda.

"Patah tulang, ada yang di bagian panggul, pinggul, tangan, dan kaki. Jadi semuanya patah tulang," ucap Triana di Rumah Sakit Siloam, Semanggi, Senin (15/1).


Menurutnya, salau seorang korban yang mengalami patah tulang telah menjalani operasi. Dia mengatakan, operasi terhadap enam orang korban lain akan dilakukan pada malam hari ini dan besok atau Selasa (16/1).

"Satu orang operasi juga tadi sudah selesai operasinya," ujar Triana.

Lebih dari itu, dia menyatakan, total pasien korban insiden reruntuhan selasar tower BEI yang masih menjalani perawatan di RS Siloam, Semanggi, berjumlah 23 orang.

Menurutnya, 23 pasien itu akan menjalani rawat inap dengan penanganan dari 50 orang dokter dan perawat di RS Siloam, Semanggi.
[Gambas:Video CNN]
Triana menambahkan, pihaknya menyediakan tiga lantai untuk digunakan sebagai area perawatan korban insiden reruntuhan selasar tower BEI.

"Kami sediakan tiga lantai, satu lantai untuk emergency sudah pasti," ucap dia.

Selasar atap tower BEI roboh, sekitar pukul 12.10 WIB. Belum diketahui penyebab robohnya lantai mezzanine Tower II.

Koresponden CNN Indonesia Hera F Haryn, melaporkan, saat kejadian tersebut ratusan mahasiswa berada di Gedung BEI.

"Ratusan orang, kebanyakan mahasiswa dari Universitas Bina Darma Palembang," demikian laporan Hera kepada CNN Indonesia TV.

Data sementara pihak kepolisian menyebutkan, jumlah total korban insiden robohnya selasar menara Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah sebanyak 77 orang.

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto mengatakan, 77 orang korban tersebut dirawat di lima rumah sakit berbeda, yakni Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Mintohardjo, MRCCC Siloam Hospitals Semanggi atau RS. Siloam Semanggi, RS. Pusat Pertamina (RSPP), RS. Umum Daerah Tarakan, RS. Jakarta.

"RSAL Mintohardjo ada 17 orang, RS Siloam Semanggi 32 orang , RS Pusat Pertamina ada tujuh orang, RSUD Tarakan ada satu orang, dan RS Jakarta 20 orang," ucap Setyo dalam keterangan tertulis, Senin (15/1).

(djm)