Gedung Tower II BEI Sudah Dapat Digunakan Besok

Gloria Safira Taylor, CNN Indonesia | Selasa, 16/01/2018 20:11 WIB
Gedung Tower II BEI Sudah Dapat Digunakan Besok Direktur Cushman and Wakefield Indonesia, Farida Riyadi mengungkapkan, struktur gedung yang mengalami kegagalan merupakan struktur sekunder dan bukan struktur utama gedung BEI. (ANTARA FOTO/Elo)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tower II Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah dapat digunakan Rabu (17/1) besok. Hal tersebut disampaikan Direktur Cushman and Wakefield Indonesia, Farida Riyadi setelah melakukan pengecekan dengan menggunakan empat konsultan independen.

Keempat konsultan independen itu pertama dari Laboratorium Struktur dan Material Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia. Kedua, PT Gistama Inti Semesta selaku konsultan struktur.

Ketiga, PT Arkonin juga sebagai konsultan struktur. Keempat, PT Renata Data Opsima sebagai rekan konsultan struktur yang ditunjuk BEI untuk memberikan penilaian terhadap kekuatan struktur gedung.


"Kita usahakan besok pagi Tower II berjalan normal walaupun pembongkaran puing-puing sedang dilakukan. Kita akan mengusahakan berjalan maksimal supaya besok Tower II berfungsi seperti semula," ujarnya saat konferensi pers di gedung BEI, Selasa (16/1).

Frida mengatakan, keempat konsultan itu menyampaikan empat hal yang berkaitan dengan runtuhnya selasar di gedung yang memiliki tinggi hingga 32 lantai tersebut. Selain itu mereka juga bertugas untuk melihat kekuatan pada selasar tersebut.

"Pertama, struktur gedung yang mengalami kegagalan merupakan struktur sekunder dan bukan struktur utama gedung," kata Frida.

Kedua, kata Farida, kegagalan terjadi karena kapasitas di selasar tersebut. Ketiga, antara gedung Tower I dan II merupakan dua gabungan gedung secara independen, tetapi terpisah secara struktur. "Kita akan assesment dua tower tersebut," lanjutnya.

Ia menambahkan, keempat konsultan memastikan jika struktur sekunder tidak berpengaruh pada gedung tersebut. "Dinyatakan bahwa dua tower kondisinya aman, tidak ada sangkut pautnya. Inilah statement yang dikeluarkan oleh konsultan, gedung bursa dalam kondisi aman dan bisa aktivitas seperti semula," tuturnya.

Selanjutnya, Farida mengatakan, selasar penghubung tower I dan II tidak difungsikan kembali.

Sementara Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto menjelaskan, kegiatan olah tempat kejadian perkara (TKP) telah selesai dilaksanakan. Pihaknya telah membawa beberapa sampel untuk dikaji di laboratorium forensik.

"Kegiatan hari ini dari Puslabfor dan Ditkrimum Polda Metro Jaya telah selesai olah TKP. Beberapa sampel dibawa akan diuji laboratorium dan kegiatan dinyatakan selesai, tinggal nanti ada pembesihan material," tuturnya.

Meski demikian, pihaknya masih menyelidiki penyebab runtuhnya selasar tersebut. Pihaknya belum dapat memastikan hal tersebut.

Setyo memastikan gedung aman untuk digunakan aktivitas besok. "Berdasarkan hasil dari konsultan independen, gedung utama aman digunakan," kata Setyo.

[Gambas:Video CNN] (djm)