Becak Dinilai Tak Layak Jadi Transportasi di Jakarta

DHF, CNN Indonesia | Rabu, 17/01/2018 05:15 WIB
Becak Dinilai Tak Layak Jadi Transportasi di Jakarta Pengamat menilai becak sudah tidak lagi layak dijadikan transportasi di Jakarta. (ANTARA FOTO/R. Rekotomo)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pengamat kebijakan publik Agus Pambagio menilai becak sudah tidak lagi layak dijadikan transportasi di Jakarta. Pernyataan ini merespons kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang hendak memperbolehkan becak kembali beroperasi.

"Keselamatannya tidak benar. Saya tidak tahu bagaimana bisa terpikir (memperbolehkan kembali becak)," katanya dalam disukusi yang diinisiasi Inisiatif Strategis untuk Transportasi (Instran) di Jakarta, Selasa (16/1).

Menurutnya, jika kebijakan tersebut jadi dijalankan, justru akan menarik minat para tukang becak di daerah untuk datang kembali ke Ibu Kota.



Sementara, pengamat transportasi dari Universitas Indonesia Ellen Tangkudung menilai tidak tepat jika becak diperbolehkan beroperasi di Jakarta. Menurut pengamatan di lapangan, Ellen masih menemukan tukang becak masih beroperasi di Jakarta.

Namun, kata Ellen, kondisi mereka jauh dari kata layak dalam segi pendapatan. Penumpang semakin sedikit, sehingga tukang becak lebih sering menganggur.

"Kalau ingin berkeadilan, kenapa justru dipertahankan? Kenapa tidak kita naikkan (taraf hidupnya)?" kata Ellen di kesempatan yang sama.


Ellen meragukan janji Anies yang hanya akan memperbolehkan operasi becak di kampung-kampung. Menurutnya becak akan menabrak batasan wilayah operasi itu.

Ia mencontohkan kebijakan pembatasan wilayah operasi becak beberapa tahun silam. Kala itu becak diberi tanda dengan warna berbeda sesuai trayeknya, tetapi tetap saja melintas di luar jalur semestinya.

"Pasti akan ke jalan raya juga karena berdasarkan tujuan perjalanan penumpang," tuturnya.

Ellen menyebut, sebaiknya para penarik becak dialihkan menjadi pengemudi bajaj. Bajaj dinilai lebih aman, laku, dan ramah lingkungan.


Ia berucap, bajaj juga bisa mengakses para penumpang dari pasar atau wilayah perumahan lainnya. Pendapat ini merespons alasan Anies mengaktifkan becak untuk memenuhi kebutuhan transportasi ibu-ibu seusai belanja di pasar.

Sebelumnya, Anies Baswedan menjanjikan rute khusus yang dapat dilalui oleh pengendara becak. Menurut dia, becak masih menjadi kendaraan yang dibutuhkan oleh masyarakat Jakarta.

Ia mengatakan jalur khusus untuk becak hanya berlaku di perkampungan Ibu Kota. Becak di Jakarta tak bakal beroperasi di jalan raya perkotaan.

Mantan Menteri Pendidikam dan Kebudayaan itu mengatakan, saat ini tak banyak warga Jakarta yang tahu bahwa becak masih beroperasi di perkampungan padat penduduk pinggiran Jakarta.

“Mereka (ibu-ibu) membutuhkan angkutan becak ini untuk mengangkut belanjaan,” kata Anies di Balai Kota, Jakarta, Senin (15/1). (pmg)