Pesan Terakhir Habib Abdurrahman Kwitang untuk Anies-Sandi

Tiara Sutari, CNN Indonesia | Selasa, 16/01/2018 15:34 WIB
Pesan Terakhir Habib Abdurrahman Kwitang untuk Anies-Sandi Sandiaga Uno teringat pesan Habib Abdurrahman sambil memegang erat tangannya saat pertemuan usai pelantikan gubernur dan wakil gubernur. (CNN Indonesia/Mesha Mediani)
Jakarta, CNN Indonesia -- Habib Abdurrahman Kwitang meninggal dunia pada Senin (15/1) malam. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengenang pesan yang disampaikan Habib Abdurrahman saat baru menjabat wakil gubernur.

Sandi masih memiliki hubungan kekerabatan dengan keluarga Habib Abdurrahman. Istri Sandi, Nur Asia, adalah keponakan Habib Abdurrahman.

Sandi memiliki panggilan khusus kepada Habib Abdurrahman yakni Mi Amang. Dia teringat kesan terhadap Habib Abdurrahman tak lama setelah pelantikan gubernur dan wakil gubernur.



“Beliau waktu itu pegang tangan saya kuat sekali, berpesan dan berdoa. Katanya, ‘Mi Amang yakin kamu, Anies-Sandi, bisa amanah dan pimpin Jakarta dengan baik’ kuat sekali tangannya menggenggam saya,” kata Sandi di kawasan Kwitang, Jakarta, Selasa (16/1).

Sandi dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyempatkan diri mengunjungi tempat peristirahatan terkahir Habib Abdurrahman. Keduanya datang bersamaan, berangkat dari Balai Kota bersama dengan beberapa staf Pemprov DKI.

Mereka juga menyempatkan diri utuk melaksanakan salat jenazah dan mengikuti prosesi pemakaman Habib Abdurrahman. Anies juga mengenang Habib Abdurrahman yang mereka sebut banyak mengajari proses hidup.


“Kami kehilangan tokoh, bapak, yang sudah banyak berjasa, dan ini majelis Kwitang ini adalah majelis tertua di Jakarta,” kata Anies.

Selepas kepergian Habib Abdurahman, Anies juga menyebut pihak keluarga langsung menunjuk pengganti Habib yang akan memimpin Majelis Kwitang, yakni Habib Ali bin Abdurrahman.

“Tadi langsung ditunjuk penggantinya, saya sebagai perwakilan Pemprov DKI mengucapkan apresiasi dan juga berpesan semoga bisa mengemban amanah dan juga memberikan ketenangan bagi Jakarta,” katanya.

Habib Abdurrahman bin Muhammad bin Ali Habsyi meninggal dunia, Senin (15/1). Sosoknya yang ramah kepada semua orang, masih membekas di hati para jemaah. (pmg)