Usai Demo Anies, Angkot Tanah Abang Kembali Beroperasi

RZR, CNN Indonesia | Selasa, 23/01/2018 10:39 WIB
Usai Demo Anies, Angkot Tanah Abang Kembali Beroperasi Deretan angkot di Jl. Jatibaru Raya, Tanah Abang, Jakarta, Selasa (23/1). Angkot-angkot yang sebelumnya melakukan aksi mogok kini sudah beroperasi kembali karena sebagian tuntutannya sudah dipenuhi Dishub DKI. (Foto: CNN Indonesia/Ramadhan Rizki Saputra)
Jakarta, CNN Indonesia -- Angkutan kota kembali beroperasi setelah sempat melakukan aksi mogok akibat menolak kebijakan penutupan Jl. Jatibaru Raya, Tanah Abang. Para sopir sempat berdemo di Balai Kota meminta Gubernur DKI Anies Baswedan membuka kembali ruas jalan Jatibaru, Senin (22/1) kemarin.

Mereka yang sebelumnya menggelar aksi mogok adalah sopir angkot 08 rute Tanah Abang-Kota, angkot 03 rute Bendungan Hilir-Roxy, dan mikrolet M10 rute Tanah Abang-Jembatan Lima kembali beroperasi pada Selasa (23/1).

Dari pantauan CNNIndonesia.com di lokasi, pada Selasa (23/1) pagi, terlihat kawasan Jalan Jati Baru Raya kembali ramai dengan angkot-angkot yang beroperasi.


Banyak angkot 08, 03, dan M10 yang melintas dan mengambil penumpang di pinggir jalan di kawasan tersebut.

"Sudah narik biasa lagi, Mas," ujar Salah satu supir angkot 08, Okun, saat ditemui ketika menunggu penumpang di bawah jalan layang atau flyover Jl. Jatibaru, Jakarta, Senin (23/1).

Okun bercerita bahwa Senin (22/1) malam telah terjadi pertemuan yang berbuah kesepakatan antara pihak Dinas Perhubungan Pemprov DKI Jakarta dengan para supir angkot.

Salah satu poin yang disepakati adalah bahwa petugas Dishub tak boleh lagi melakukan tindak kekerasan dan tindak sewenang-wenang terhadap sopir angkot.
Usai Demo Anies, Angkot Tanah Abang Kembali BeroperasiAngkot di Tanah Abang kembali beroperasi. (CNN Indonesia/Ramadhan Rizki Saputra)

"Kami semalem sudah bersepakat, salah satunya petugas jangan main pecah-pecahin kaca (angkot) lagi, jangan main tendang angkot lagi," ungkapnya.

Meski demikian, kesepakatan belum sampai pada pembukaan kembali Jl. Jati Baru, Tanah Abang. Hal tersebut masih dikaji oleh Pemprov DKI dan para sopir diminta untuk bersabar.

"Kalau soal tuntutan kita itu (pembukaan Jl. Jati Baru), mereka bilang masih dikaji dulu, tapi poin tindakan petugas yang enggak boleh main kekerasan itu kita udah sepakat, makanya kita narik lagi," jelas Okun.

Senada, sopir angkot 08 lainnya, Ade (30), mengaku bahwa hari ini angkot telah beroperasi kembali.

"Sudah jalan lagi, enggak mogok lagi kayak kemarin," ucapnya.

Terpisah, petugas Dishub DKI Jakarta, Yakup Muroh, mengatakan bahwa hari ini angkot yang sering beroperasi di wilayah Tanah Abang kembali beroperasi dengan normal.

"Enggak ada mogok lagi hari ini, beroperasi lagi seperti biasa. Itu lihat aja banyak yang naikin penumpang," ujarnya, di sela-sela tugasnya mengatur lalu lintas di bawah jalan layang Jl. Jatibaru Raya.

Diketahui, sejumlah pengemudi angkutan kota (angkot) melakukan aksi demontrasi di depan Gedung Balai Kota, Kantor Gubernur DKI Jakarta, Senin (22/1).

Mereka menuntut Pemprov DKI kembali membuka Jl. Jatibaru Raya, Tanah Abang, yang ditutup demi memberi ruang bagi pedagang kaki lima yang berjualan mulai pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB. (arh)