MUI Larang Kegiatan Berbau LGBT di Sulawesi Tengah

Antara, CNN Indonesia | Sabtu, 10/02/2018 06:08 WIB
MUI Larang Kegiatan Berbau LGBT di Sulawesi Tengah Pelarangan MUI Sulteng terhadap aktivitas LGBT terkait adanya rencana pemilihan Miss Indonesia Queen 2018 yang digelar New Roy Entertainment di Kota Palu. (Foto: REUTERS/Lucy Nicholson)
Jakarta, CNN Indonesia -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Tengah berharap tidak ada kegiatan yang berbau Lesbian, Gay, Bisexual dan Transgender (LGBT) di Palu yang dilaksanakan oleh pihak manapun.

Ungkapan itu disampaikan Ketua MUI Sulteng, Habib Ali Al-Djufrie di Palu, Jumat (9/2) malam. Ia mengatakan kegiatan yang berbau LGBT sama sekali tidak bermanfaat bagi generasi muda di daerah itu.

"Kita tidak ingin kegiatan-kegiatan seperti itu diadakan lagi di Kota Palu walaupun LGBT itu ada. Kita bukan memusuhi," katanya usai memberi sambutan pada Musyawarah Daerah (Musda) ke VIII MUI Sulteng di Asrama Haji Transit Palu, seperti dilansir dari Antara. 



Hal itu dikemukakannya terkait adanya rencana pemilihan Miss Indonesia Queen 2018 atau Miss Waria yang diselenggarakan New Roy Entertainment di Kota Palu.

Kegiatan tersebut rencananya akan dilaksanakan pada 25 Februari 2018 di Hotel Santika Palu. Namun, rencana tersebut mendapat penolakan keras dari warga, organisasi keagamaan, organisasi kemasyarakatan dan mahasiswa karena dianggap hanya akan merusak moral anak-anak muda Kota Palu.

Menurut Habib Ali, kegiatan tersebut hanya akan merusak moral anak-anak muda Kota Palu.

"Bisa saja kegiatan tersebut merupakan misi untuk menghancurkan akhlak," katanya.


MUI Sulteng, kata Habib Ali, terus berkomunikasi dengan Pemerintah Kota Palu maupun Pemerintah Sulteng agar tidak membiarkan kegiatan-kegiatan sejenis kembali diadakan di kabupaten maupun kota di Sulawesi Tengah.

Selain itu, ia meminta agar kegiatan yang terkait dengan LGBT tidak dijadikan komoditas politik oleh partai politik manapun hanya demi suksesi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan pemilihan wakil rakyat di tingkatan daerah maupun pusat. Hal ini terkait dengan momen di mana 2018 dan 2019 merupakan tahun politik.

Sebelumnya warga Kota Palu sempat dibuat geram oleh rencana pemilihan Miss Indonesia Queen 2018 atau Miss Waria yang diselenggarakan New Roy Entertainment di Kota Palu. Namun, kegiatan itu akhirnya batal setelah mendapat penolakan dari berbagai pihak. (rah)