Tangerang Suplai Air Minum Jakarta Hingga 20 Tahun ke Depan

Mesha Mediani, CNN Indonesia | Selasa, 13/02/2018 13:27 WIB
Tangerang Suplai Air Minum Jakarta Hingga 20 Tahun ke Depan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menandatangani perjanjian kerja sama dalam penyediaan air minum, Selasa (13/2) di Balai Kota. (CNN Indonesia/Mesha Mediani)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Kabupaten Tangerang sepakat membantu menyediakan suplai air minum bagi masyarakat DKI Jakarta selama 20 tahun ke depan.

Kesepakatan itu tertuang dalam penandatanganan antara Pemkab Tangerang dengan Pemprov DKI Jakarta di Balai Kota, Selasa (13/2).

"Kita sadari bersama bahwa permasalahan air bersih dan air minum bukan saja terjadi di Jakarta, tapi juga beberapa daerah karena memang keterbatasan sumber daya air yang kita miliki," kata Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar.


Zaki menuturkan, Tangerang sebagai daerah penyangga ibu kota sekaligus berbatasan langsung, mempunyai potensi sumber daya air dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang dikelola PDAM Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang dan masih mempunyai ekses kapasitas.


Nantinya, sebanyak 2.875 liter air per detik akan dikirimkan dari Tangerang ke Jakarta. Air digunakan untuk wilayah selatan dan sebagian wilayah barat Jakarta.

Air bisa dimanfaatkan untuk warga Jakarta karena terserapnya kelebihan kapasitas produksi air minum PDAM TKR Kabupaten Tangerang tersebut.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, volume penduduk yang meningkat membuat penyediaan air tanah tidak mencukupi. Oleh sebab itu, butuh suplai air yang teratur dan terjamin dari daerah lain.

Anies menganggap pengelolaan air tidak bisa lagi dilakukan secara individual, melainkan harus secara kolektif dan dikerjakan oleh pemerintah, dalam hal ini melalui pemerintahan ataupun melalui badan usaha.

"Dari catatan statistiknya, sejak tahun 1993 Jakarta telah didukung suplai air bersihnya 16 persen itu disuplai dari Kabupaten Tangerang," kata Anies.


Dalam pelaksanaan kerja sama itu, Pemprov DKI menunjuk dan memberikan kewenangan sepenuhnya kepada PAM Jaya, sementara Pemkab Tangerang menunjuk dan memberikan kewenangan sepenuhnya kepada PDAM TKR Kabupaten Tangerang.

Nantinya, PAM Jaya dan PDAM TKR Kabupaten Tangerang secara berkala melaporkan kepada masing-masing pihak terkait realisasi dan perkembangan pelaksanaan kerja sama. (gil)