"KPU memang ingin mendesain kampanye itu jauh lebih memaparkan dan mengedepankan visi,misi dan program," kata Ketua KPU Pusat Arief Budiman, di Bandung, Selasa (27/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi enggak ada hubungannya mau menampilkan gambar yang gede, justru itu menghindar dari definisi kampanye. Jadi yang dibesarkan adalah visi, misi dan program peserta kampanye," tuturnya.
Meski begitu, KPU memberikan ruang besar untuk pertemuan pertemuan terbatas yang dilakukan pasangan calon untuk menyampaikan visi, misi dan programnya.
"Karena dalam rapat umum jauh lebih daripada hingar bingar saja tapi makna semangat kampanye malah terhindarkan," jelasnya.
Sebelumnya, politikus PDIP Eva Kusuma Sundari mengatakan partainya tidak setuju peraturan KPU yang melarang partai politik memasang foto tokoh bangsa, seperi Sukarno, dalam alat peraga.
"Maunya KPU, parpol-parpol tidak perlu ideologi kali ya? Ini berlaku bagi semua parpol, bukan hanya PDIP lho," cetusnya. (hyg/arh)