Sandi 'Ingkar Janji' Umumkan Hasil Survei Tata Tanah Abang
Mesha Mediani | CNN Indonesia
Jumat, 09 Mar 2018 21:17 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno membatalkan janjinya membeberkan hasil survei penataan Tanah Abang tahap pertama, Jumat (9/3) sore. Padahal, sejak pagi dia berjanji akan mengumumkan pada sore hari hasil survei yang dilaksanakan oleh Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) itu.
"Saya juga ingin mengabarkan bahwa kami mendapatkan advice, hasil survei yang dilakukan di bulan Januari dan selesai analisa di bulan Februari ini untuk dikomunikasikan dulu kepada para stakeholders," kata Sandi di Balai Kota, Jumat (9/3) malam.
Pemangku kebijakan (stakeholders) yang dimaksud antara lain Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.
Sandi beralasan dirinya tidak ingin pemangku kebijakan mengetahui hasil survei itu dari media sehingga berpotensi menimbulkan mispersepsi. Sandi pun kembali minta waktu diundur hingga pekan depan.
"Kami minta waktu seminggu setelah itu untuk mengumumkannya," ujarnya.
Dia menuturkan hasil survei antara lain berisi data kepuasan pengunjung Tanah Abang dan warga setempat, termasuk responden yang sehari-hari melintas di kawasan niaga terbesar se-Indonesia itu.
Sandi menuturkan Pemprov DKI ingin memulai penataan jangka menengah atau tahap dua pada bulan April 2018.
Penataan tersebut dimulai dari pembangunan tempat penampungan sementara (TPS) bagi pedagang Blok G Pasar Tanah Abang yang harus direlokasi.
Sementara gedung blok G akan diruntuhkan dan dibangun ulang dengan konsep transit oriented development (TOD).
"Blok G direvitalisasi, dimulai penerapan jangka menengah menuju jangka akhir yaitu TOD. Itu yang kita inginkan," ujarnya. (wis)
"Saya juga ingin mengabarkan bahwa kami mendapatkan advice, hasil survei yang dilakukan di bulan Januari dan selesai analisa di bulan Februari ini untuk dikomunikasikan dulu kepada para stakeholders," kata Sandi di Balai Kota, Jumat (9/3) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami minta waktu seminggu setelah itu untuk mengumumkannya," ujarnya.
Lihat juga:Anies: Tak Ada Urgensi Buka Jalan Jatibaru |
Sandi menuturkan Pemprov DKI ingin memulai penataan jangka menengah atau tahap dua pada bulan April 2018.
Penataan tersebut dimulai dari pembangunan tempat penampungan sementara (TPS) bagi pedagang Blok G Pasar Tanah Abang yang harus direlokasi.
Sementara gedung blok G akan diruntuhkan dan dibangun ulang dengan konsep transit oriented development (TOD).