FPI menggelar demo karena merasa imam besar mereka, Rizieq Shihab, dilecehkan lewat karikatur yang dimuat Majalah Tempo edisi 26 Februari - 4 Maret 2018.
Pantauan CNNIndonesia.com di lapangan belum ada terlihat massa FPI berkumpul. Namun sejumlah petugas keamanan sudah berjaga-jaga di seputaran kawasan Gedung Tempo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
FPI protes lantaran ada karikatur yang menggambarkan sosok orang memakai gamis dan sorban. Sosok tersebut berbicara kepada seorang perempuan menirukan skenario salah satu film.
Kantor Tempo dikawasan Palmerah yang akan didemo oleh FPI terkait karikartur yang dinilai identik dengan Rizieq Shihab. (CNN Indonesia/Ciputri Hutabarat) |
"Maaf saya tidak jadi pulang," kata pria di gambar tersebut.
"Yang kamu lakukan itu JAHAT," jawab perempuan memakai baju merah. Namun tak digambarkan sedikitpun muka dari pria bersorban itu.
Dengan gambar itu, secara blak-blakan Maman mengatakan bahwa FPI menginterpretasikan pria tersebut sebagai Rizieq Shihab.
Maman mengaku belum akan melaporkan Tempo ke Dewan Pers. Mereka akan terlebih dahulu menemui redaksi Tempo dan mendesak Tempo untuk meminta maaf.
"Biasanya kan hanya permohonan maaf doang, kali ini kami minta agar tertulis. Soal dewan pers nanti itu langkah selanjutnya bersama kuasa hukum kami," kata Maman.
Maman sebelumnya juga mengancam akan menduduki kantor Tempo jika apa yang mereka tuntut tidak dipenuhi.
(wis/sur)
Kantor Tempo dikawasan Palmerah yang akan didemo oleh FPI terkait karikartur yang dinilai identik dengan Rizieq Shihab. (CNN Indonesia/Ciputri Hutabarat)