Sandiaga Bandingkan Kasus Telur Palsu dengan Ujaran Kebencian

Tiara Sutari, CNN Indonesia | Rabu, 21/03/2018 08:17 WIB
Sandi yakin polisi bisa menangkap orang pertama yang menyebar hoaks telur palsu, mengingat polisi hampir selalu berhasil meringkus penyebar ujaran kebencian. Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno berjanji akan menelusuri pihak yang pertama kali menyebarkan informasi soal telur palsu. (CNN Indonesia/Tiara Sutari)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno akan menindak tegas penyebar hoaks atau berita bohong soal beredarnya telur palsu di ibu kota. Pemprov DKI, kata Sandi bekerjasama dengan Satgas Pangan dan Kepolisian akan menelusuri pelaku awal penyebar informasi bohong itu.

"Kami laporkan ini ke pihak berwajib dan ini akan ditelusuri penyebar pertama hoax ini," kata Sandi di kawasan Cempaka Putih, Jakarta, Selasa (20/3).

Ia meyakini kepolisian dapat meringkus pelaku utama penyebar informasi terkait telur palsu. Dia membandingkan kasus ini dengan penangkapan pelaku ujaran kebencian yang kini banyak dipidana.


"Pelaku ujaran kebencian tertelusuri, tertangkap, penyebar hoaks telur palsu ini pasti akan tertangkap, dipidana," jelas Sandi.

Pihak yang menyebarkan hoaks telur palsu, disebut Sandi sebagai orang yang tak bertanggung jawab dan pantas diberi tindakan tegas.

Selain itu, dia mengimbau kepada masyarakat agar tak mudah termakan informasi-informasi bohong terkait pangan itu.

Sandi mengingatkan warga perlu mengecek kepada pihak tertentu saat mendapat informasi agar tidak termakan berita bohong.

"Kalau dapat info ya cek dulu, jangan termakan informasi, klarifikasi," kata dia.

"Yang pasti saya klarifikasi. Tak ada yang namanya telur palsu. Semua aman," kata Sandi. (wis)